Penuh Roh Kudus

Bacaan: Ef. 5:14-21

Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh — Ef 5:18

Melalui ayat 14-17 ini Paulus menyatakan bahwa ada kemungkinan menjadi seorang Kristen tetapi tertidur; menjadi seorang kristen tetapi membuang-buang waktu; menjadi seorang Kristen tetapi tidak bijaksana dan menjadi seorang kristen, tetapi tidak mengetahui kehendak Tuhan. Pertanyaannya adalah: mengapa ada orang kristen yang kerohaniannya tertidur? mengapa ada orang kristen yang membuang-buang waktu? mengapa ada orang kristen yang tidak bijaksana? dan mengapa ada orang kristen yang tidak tahu apa kehendak Allah buat hidup mereka? Jawabannya karena mereka tidak dipenuhi oleh Roh Kudus (ayat 18).

Alkitab berkata bahwa saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka Roh Kudus tinggal berdiam di dalam diri kita sebagai meterai keselamatan (Ef 1:13-14).

Namun tahukah anda bahwa Roh Kudus bukan hanya mau tinggal, tapi Ia ingin memenuhi hidup kita setiap hari. Tujuannya supaya kita terbangun secara rohani, menjadi bijaksana dan berhenti dari kebodohan sehingga kita bisa mengetahui kehendak Tuhan bagi kita. Dengan kata lain, Roh Kudus ingin memenuhi hidup kita supaya kita bisa mengalami kehidupan Kristen yang penuh dengan kemenangan.

Kata “penuh” dalam ayat 18 ini artinya pengendalian. “Dipenuhi” berarti seseorang atau sesuatu telah menguasai/mengendalikan/mengambil alih kepemimpinan dalam hidup anda.

Anda tahu artinya mabuk?

Anda tahu seseorang tidak mungkin akan mabuk hanya dengan membaca iklan minuman keras, dia akan mabuk kalau meneguknya. Semakin banyak ia meneguk, ia akan semakin mabuk, artinya alcohol di dalam dirinya akan mengendalikan dia. Dia ada di bawah kendali alcohol. Zat ini mengubah dia menjadi pribadi yang lain dari sebelumnya. Beberapa saat, dia ramah, tenang, tapi ketika cairan alcohol ini mengambil alih, dia bisa jadi ramai, berisik dan agresif. Ketika seorang polisi meminta seseorang yang “mabuk” untuk berjalan tegak, dia tidak akan bisa melakukannya, alcohol telah mengendalikan dirinya.. dia tidak bisa lagi memberikan reaksi yang wajar/normal.

Hal yang dilakukan alcohol secara negatif dilakukan secara positif oleh Roh Kudus.

Roh Kudus dapat mengubah hidup kita menjadi sama sekali baru.

Bila seseorang “mabuk” oleh Roh, maka seorang pendendam jadi bisa mengampuni, seorang yang pelit jadi murah hati, seorang yang cabul jadi kudus, dll.

Prinsip: Orang yang dipenuhi Roh Kudus pasti mengalami kuasa perubahan hidup.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s