Mendatangkan Kebaikan

Bacaan:  Roma 8:28-30

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah — Roma 8:28

Ayat ini sungguh indah dan merupakan salah satu ayat favorit dari banyak orang Kristen, khususnya bagi yang sedang mengalami pergumulan, tetapi masalahnya seringkali kita salah mendefinisikan kata “kebaikan” itu. Sebab kata “kebaikan” di ayat ini adalah  “kebaikan” menurut sudut pandang Tuhan bagi kita bukan kebaikan menurut sudut pandang kita.

Kita seringkali membuat definisi sendiri tentang apa yang kita maksudkan dengan kebaikan. “Kebaikan” itu artinya saya kaya, makmur, hidup mulus lancar, tidak ada masalah, istri tidak cerewet, suami beri banyak uang, dll.  “Kebaikan” itu adalah sesuatu yang kita tafsirkan menurut versi kita sendiri. Padahal jika kita melihat Alkitab, pembacaan Alkitab harus sesuai dengan konteksnya. Konteks adalah hubungan antara ayat sebelum dan ayat sesudahnya.

Apa yang Tuhan maksudkan dengan kebaikan di Rm 8:28? Jawabannya dijelaskan di ayat 29: “bahwa setiap orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan untuk menjadi “serupa” dengan gambaran anakNya.

Kata “ditentukan” di ayat 29 dalam bahasa Yunani menggunakan kata eteka ,yang artinya ditunjuk. Ini adalah suatu Anugrah, Karunia, Kehormatan, karena Tuhan yang menunjuk. Coba bayangkan! Kalau seseorang ditunjuk oleh presiden RI menjadi menteri, atau jadi pejabat tinggi. Wow! itu suatu kehormatan, pasti orang itu hatinya berbunga-bunga, tidak bisa tidur semalam suntuk, karena sangat senang. Nah! Apalagi kita. Kita, semua, orang-orang percaya ditunjuk oleh Bapa di sorga untuk menjadi serupa dengan Tuhan Yesus Kristus. Nama di atas segala nama. Raja di atas segala raja.  Sunggguh suatu Anugrah dan kehormatan yang luar biasa.

Inilah maksud dari pernyataan “Tuhan bekerja untuk mendatangkan kebaikan”. Kebaikan menurut Tuhan adalah ketika DIA bisa memproses karakter kita menjadi serupa dengan Yesus.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s