Memimpin ke dalam seluruh Kebenaran

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran — Yoh 16:13a

Kata ‘kebenaran” yang digunakan adalah aletheia, yaitu kebenaran yang bertalian dengan pengenalan akan Tuhan. Roh Kudus memimpin kita untuk mengenal Tuhan.

Mengenal Tuhan menentukan kualitas hidup seseorang (Yoh. 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus).

Kata ‘hidup kekal’ (zoen) dalam ayat ini bukan hanya berbicara mengenai “panjangnya hidup”, tetapi berbicara mengenai “dalamnya hidup”. Hidup kekal berbicara mengenai hidup yang berkualitas, bermutu tinggi, hidup yang serupa dengan Kristus. Dan ini dimulai sekarang di bumi ini ketika kita percaya Yesus, dimulai tahap demi tahap, terus menerus, proses seumur hidup.

Untuk kita dapat mengenal Tuhan  HARUS ADA USAHA, kita harus aktif, responsive. Mengapa? Karena tidak mudah. Jangankan mengenal Tuhan, mengenal manusia dengan manusia saja susah! Misalnya: Suami istri yang bisa dilihat secara khasat mata, yang sudah nikah puluhan tahun, masih banyak juga yang belum diketahui, masih bisa salah paham, konflik bahkan sampai bercerai.. Apalagi Tuhan yang tidak kelihatan?  Tidak mudah, karena Dia pencipta kita ciptaan, Dia tidak terbatas (melampaui waktu), sedang kita ini terbatas ruang dan waktu

Oleh, karena itu, kita perlu bekerja sama dengan Roh Kebenaran. Pastikan setiap hari, kita penuh Roh Kudus dan penuh Firman. Bangun kehidupan doa dan renungkanlah Firman setiap hari.

Rasul Paulus berkata dalam Rm. 12:2, “BERUBAHLAH oleh pembaharuan budimu!” Mengapa Tuhan menghendaki ‘pembaharuan pikiran’? Karena pikiran merupakan pusat dari pengambilan keputusan. Tahukah anda, bahwa semua yang kita lakukan merupakan hasil dari keputusan kita sendiri? Karena hidup ini adalah sebuah pilihan. Jika saya berdosa, itu karena pikiran saya meyakini bahwa berdosa adalah pilihan terbaik. Jika tidak, maka saya tidak akan jatuh dalam dosa. Kalau pikiran saya percaya bahwa pilihan terbaik adalah taat pada Firman, maka saya akan taat, apapun resikonya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s