Menghadapi Ketidakpastian

Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu– I Petrus 5:5-7

Bagi Anda yang sering berpergian dengan angkutan umum seperti bus, kereta api, kapal laut, atau pesawat  pasti  pernah  mengalami  goncangan.  Pada saat  goncangan  sedang  terjadi  dan  kebetulan  kita sedang berada di dalam kendaraan umum tersebut, kita tahu bahwa posisi yang paling baik adalah duduk diam. Sebab dalam posisi duduk diam, berat badan kita  tertumpu  pada  bidang  yang  lebih  lebar  dan kita berada pada posisi yang lebih rendah. Dengan posisi lebih rendah, kita akan lebih tahan terhadap goncangan. Tetapi saat kita memutuskan untuk berdiri ketika menghadapi goncangan, akibatnya kita akan mudah goyah terombang­ ambing situasi bahkan akan mudah telempar dan terjatuh.

Itulah sikap kita seharusnya pada waktu menghadapi goncangan di dalam kehidupan ini. Hendaklah, kita merendahkan hati, berlutut di hadapan Tuhan dengan doa dan berpegang pada Tuhan pada saat goncangan terjadi dalam kehidupan kita.  Pada  waktu  itu, Tuhan  akan  menopang  dan memampukan kita untuk bertahan dalam situasi seberat apapun, bahkan membuat kita menang atas segala persoalan. Sebab firman Tuhan berkata bahwa Tuhan akan meninggikan orang yang merendahkan hati, tetapi Dia akan merendahkan orang yang meninggikan hati.

Bila  Anda  menghadapi  ketidakpastian, Anda dapat mengubahnya menjadi kepastian dengan sebuah keputusan untuk datang kepada Tuhan   dengan   merendahkan   hati,   berlutut dalam   doa   dan   mengandalkan   Dia,   sebab Dia  adalah  Tuhan  yang  sanggup  diandalkan. Dan Dia terlampau sanggup mendatangkan kepastian untuk menolong, memberi kekuatan, memulihkan, mengembalikan yang hilang bahkan melipat gandakannya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s