Kunci menerima mujizat

Bacaan: Yohanes 4:46-54

Ini  kisah  tentang  seorang  perwira  yang  anaknya disembuhkan oleh Yesus Kristus secara ajaib. Pada saat  itu,  antara  anak  yang  sedang  sakit  keras  dan perwira tersebut yang sedang bersama Yesus Kristus terdapat jarak yang cukup jauh. Namun kekuasaan Tuhan Yesus sebagai Tuhan yang omnipresent (Tuhan hadir di mana saja tanpa hambatan waktu dan ruang) dinyatakan dalam peristiwa ini.

Persoalan berat yang dialami perwira tersebut mungkin dinamakan orang dunia sebagai “jalan buntu”. Namun, begitu mendapatkan firman Tuhan, perwira itu dengan setia memegang perkataan firman Tuhan dan percaya sepenuhnya. Hasilnya firman Tuhan itu efektif membawa kuasa kesembuhan kepada anaknya walau anak tersebut berada di tempat lain. Saat ini mungkin kita sedang mengalami jalan buntu seperti yang dihadapi oleh perwira tersebut, namun ketika kita mengambil langkah mencari Yesus Kristus, langkah kita sudah benar.

Persoalannya adalah tidak semua orang yang berdoa mendapatkan apa yang didoakan artinya hasil sebuah  doa  sangat  tergantung  kepada  prosesnya.

 Proses yang telah diambil oleh perwira tersebut sangat sederhana dan tidak memerlukan sebuah liturgi ataupun upacara agamawi yang rumit, tetapi untuk melaksanakannya sangatlah berat bahkan lebih berat dari upacara agamawi. Ketika Yesus berkata, “Pergilah anakmu akan sembuh”, perkataan itu sangat singkat dan tidak memiliki sebuah jaminan apa pun. Sedemikian ringannya perkataan itu, sehingga banyak orang akan pergi dengan kecewa sebab pikir mereka, Tuhan Yesus harus melakukan sebuah ritual agamawi yang sakral dengan berdoa, menengadah ke langit, berseru dan menghardik penyakitnya (jalan buntu) dengan suara lantang. Tetapi perwira itu mengambil sikap dan ketetapan untuk percaya kepada Tuhan Yesus yang sanggup mengubahkan perkataan ringan dan singkat menjadi firman yang penuh kuasa tanpa terbatas.

Ketika Tuhan memberikan sebuah jawaban kepada persoalan kita, Tuhan hanya memerlukan sebuah sikap seperti perwira tersebut, yaitu menerima dengan percaya

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s