Mujizat itu nyata

 Bacaan: Mazmur 77:8-15

Badai kehidupan kadang dapat membuat semangat hidup  orang  percaya  naik  dan  turun.  Hal  itu manusiawi  tetapi  tidak  rohani  karena  kita  sudah mengetahui  firman Tuhan  sebagai  sumber  kekuatan, sumber kuasa, sumber berkat dan sumber segala-galanya. Tugas  kita  hanya  menerapkannya  dengan  percaya. Namun, Tuhan juga tahu bahwa selama kita masih di bumi ini kita akan selalu terpengaruh oleh apa yang kelihatan. Sesuatu yang sering menarik perhatian tetapi menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan adalah saat kita menghadapi masalah besar yang kelihatan. Kenyataan itulah yang dapat mengombang-ambingkan iman  kita.  Semakin  besar  persoalan,  semakin  sering kita terombang-ambing antara percaya janji Tuhan atau percaya pada persoalan.

Setiap dari kita pasti pernah mengalami mukjizat dan kebaikan Tuhan. Pada suatu waktu dalam kehidupan kita mungkin terjadi persoalan yang tidak ada jalan keluarnya, segala sesuatu cara dan upaya sudah dikerjakan tetapi segala sesuatunya buntu dan serba tidak mungkin. Pada saat itu hanya ada satu jalan yang mungkin dilakukan yaitu datang kepada Tuhan yang memungkinkan segala sesuatu yang tidak mungkin. Pada saat itulah kita memerlukan sebuah mukjizat. Mukjizat adalah suatu keadaan yang mengubahkan hal yang tidak mungkin terjadi secara perhitungan manusia menjadi sebuah kenyataan yang terjadi tanpa bisa dimengerti oleh akal sehat. Mujizat itu adalah sebuah hasil yang kelihatan dari sebuah proses yang tidak kelihatan yaitu iman percaya kepada Tuhan bahwa Dia sanggup dan dapat diandalkan. Tanpa ini, mukjizat hanya akan berupa sebuah cerita kata orang lain atau sebuah legenda.

Pada saat kita mengalami mukjizat dan kebaikan Tuhan, pastilah iman percaya kita semakin tebal dan kuat. Kalau Anda sedang mengalami persoalan berat yang tidak memiliki jalan keluar secara pikiran manusia, ingat dan pandang peristiwa di masa lampau sewaktu Tuhan menolong Anda dengan perkara mukjizat maka peristiwa itu akan memberikan kita kekuatan untuk setia menantikan pertolongan Tuhan.

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s