Tuhan adalah spesialis

Bacaan: Yohanes 11:1-44

Terdapat  banyak  bukti  di  dalam  Alkitab  di mana tidak sulit bagi Tuhan untuk mengubah kesempitan menjadi kesempatan, air mata menjadi mata   air,   kemustahilan   menjadi   perkara   yang mungkin, jalan buntu menjadi jalan keluar.

Saat dalam perjalanan menuju tanah perjanjian, bangsa Israel menghadapi jalan buntu di depan mereka yang berupa Laut Teberau, di belakang mereka tentara Firaun. Tuhan kemudian membelah laut Teberau dan membuat jalan bagi bangsa Israel (Keluaran 14:1-31).

Saat janda di Sarfat menghadapi persoalan utang yang sangat besar sampai-sampai anak-anaknya akan dijadikan budak untuk membayar utangnya, Tuhan membuka jalan dengan mengalirkan minyak yang cukup untuk membayar lunas semua utangnya (I Raja-raja 17:7-24).

Lazarus sudah mati 4 hari, sehingga begitu mustahilnya untuk dia hidup kembali. Maria dan Martha pun yang senantiasa bersama Yesus sempat meragukan Yesus. Namun, Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus sebagai bukti bahwa di dalam Tuhan tidak ada yang mustahil (Yohanes 11:1-44).

Saat Allah Bapa melihat bahwa manusia tidak berdaya akibat dosa dan sedang menuju kebinasaan    kekal,    Allah    Bapa    membuka jalan. Kalau kita semua sampai hari ini masih memperoleh  karunia  untuk  hidup,  bukankah kita masih memiliki kemungkinan yang masih lebih  baik  dari  Lazarus  dan  janda  di  Sarfat? Jadi janganlah berhenti berharap dan mencoba sebab di dalam Yesus, ketidakmungkinan dapat diubahkan menjadi kepastian.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s