Masa lalu

Bacaan: Filipi 3:12-16

Tiga tahun yang lalu usaha saya sangat baik sampai saya lupa bahwa krisis dapat terjadi. Saya benar-comfort zone menyesali kesalahan yang pernah terjadi dan dapat membuat kita melakukan kesalahan fatal, seperti:

1.            Kita  dapat  mengidolakan  kejayaan  hidup terlena dan begitu saya sadar, 70% usaha saya sudah tererosi oleh krisis tanpa saya mampu berbuat apa apa. Saat ini saya tengah menata ulang dan membangun kembali usaha dari awal dengan banyak mengandalkan campur tangan Tuhan.

Secara tidak sadar, karena keinginan untuk mengalami masa jaya di waktu lalu, hati dan pikiran saya selalu mengingat-ingat di waktu lalu dan berharap akan segera  terulang. Tetapi Tuhan  dengan  jelas  menegur saya bahwa kejayaan masa lalu bukanlah tujuan hidup dan kegagalan masa lalu bukanlah akhir segala-galanya. Bersama dengan Tuhan, masa depan saya akan jauh lebih tinggi, lebih mulia, lebih sukses dari apa pun kejayaan yang pernah saya alami di masa lalu.

Adalah amat berisiko kalau kita hidup dalam kenangan kejayaan masa lampau. Terlalu sering meng- ingat-ingat  kenangan  masa  lalu  adalah  sama  dengan kita memberi batasan kehidupan masa depan kita. Hal ini dapat menyebabkan kita terjebak dalam perilaku sebagai tujuan hidup, tetapi menolak proses dari Tuhan untuk mengangkat kita pada kehidupan yang dewasa iman. Kita akan men- jadi orang-orang Kristen yang kerdil yang hanya mau enak-enakan saja.

2.            Kita dapat mengandalkan dan menghalalkan segala cara agar diperolehnya kembali kejayaan masa lalu.

3.            Kita  dapat  menjadi  iri  dan  dengki  dengan orang lain yang lebih berhasil dan menjadi batu sandungan buat orang lain.

Karena begitu berbahayanya hidup dalam memori masa lalu maka ketahuilah bahwa Tuhan tidak berada pada masa lalu sehingga Dia tidak pernah akan peduli dengan masa lalu kita. Tetapi Dia sangat mempedulikan masa sekarang dan masa depan kita. Sebab Dia yang tahu dan pegang masa depan kita dan untuk masa depan kita itu, Dia rela mati bagi manusia supaya manusia mendapatkan masa depan yang cerah dan penuh pengharapan.

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s