Pelaku Firman

Bacaan: Yakobus1:9-27

Banyak   orang­orang   bangga   karena   mampu menghafal seluruh isi Kitab Suci. Namun pertanyaannya adalah apakah mereka juga melakukan apa yang ada dalam Kitab Suci atau hanya menghafalnya saja?

Kita boleh saja menghafal semua bagian dari Kitab Suci, namun kalau tidak dilakukan dalam perbuatan maka Kitab Suci hanyalah menjadi sebuah kitab tanpa makna. Apa yang kita baca hanyalah sebatas tulisan yang hanya mampir sebentar di pikiran kita dan selanjutnya akan hilang oleh masa ataupun menghilang begitu ada badai dalam kehidupan.

Tuhan  Yesus  pernah  menegur  dengan  keras para ahli Taurat dan orang­orang Farisi yang hafal betul setiap titik hukum Taurat, tetapi mereka hanya sebatas menghafal tanpa pernah melakukan dengan kasih. Kalaupun melakukan ketetapan Taurat hanya supaya dipandang sebagai orang yang suci dan terhormat. Bahkan banyak dari mereka melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum Taurat yang dihafalkan.

Orang dunia yang sedang mencari jawaban, hanya akan mengenal kita dari apa yang kita ucapkan dan apa yang kita kerjakan walaupun kita mampu menghafalkan sampai kepada titik dan koma isi Kitab Suci, tetapi bila kita tidak melakukannya malah berbuat yang bertentangan, maka kitab suci akan mendatangkan hujatan kepada  Tuhan  dan  Tuhan  pun  akan  murka dan akan menjatuhkan kutuk atas hidup orang munafik.

Oleh sebab itu, sebagai anak­anak Tuhan hendaklah kita menjadi pelaku firman bukan hanya mendengar atau menghafalnya saja, agar nama Tuhan tidak dihujat orang.

6 thoughts on “Pelaku Firman”

  1. untuk memasuki pintu kasih karunia satu ke pda pintu kasih karunia selanjutnya itu di perlukan proses ,
    pertanyaannya
    mengapa terlihat hasil yg berbeda jawabannya
    *Tuhan sangat melihat niat hati
    saya ga akan menganggap enteng hal ini,
    itu saya pertahankan sampai kapanpun

  2. artinya saya ga akan membiarkan karya Tuhan di anggap biasa2 saja yg artinya di bandingkan yg bayar harganya hanya biasa2 saja tp maunya sama . . . . saya pikir ga ada critanya yg begitu, , , , ,

  3. klu saya ajukan pertanyaan tentang kasih karunia Tuhan saya terlalu percaya jawaban nya akan sulit bg mereka. . . . .

    saya memang mengalami complicated di situasi ini. . . .

    k.ika sudah terlanjur menganggap lemah saya. . . . .
    terlalu banyak alasan yg membuat saya bisa jengkel

  4. complicated yg saya maksud adalah antara rela dan ga rela dengan kewenangan k.ika . . . .
    saya tau temen2 ga tau apa2 banyak dr mereka hanya menjalankan perintah k.ika. . . . . .

  5. saya tau k.ika menyadari setiap sikap yg saya tunjukan tapi justru seakan~akan di tutupi . . . . . .dia tetap bisa melakukan apa yg dia anggap bener tanpa menghiraukan saya,

    2 tahun terakhir saya tunjukan sikap saya yg sesungguhnya lewat apapun (baik nyata maupun status face book (lebih jelas di status face book)lebi itu bener blak2kan , , , ,

  6. saya buat status facebook bener2 blak2kan . . .
    satu hari saya dpti saya berhasil bikin dia sepertinya bener2 marah. . . . . .
    buktinya orang yg jadi kebanggaannya ga bisa mbuktikan apapun. . .(salah satunya ini alasan penting yg saya perhatikan)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s