Doa orang benar

Bacaan: Roma 8:26-27

Jika  kita  mengadakan  sebuah  survei:  umat  dari kalangan mana yang memiliki waktu doa yang intens dan terjadwal? Mungkin Anda akan berkata dari saudara kita yang beragama non­Kristen karena mereka berdoa sehari lima waktu, mungkin ada yang menjawab agama leluhur  sebab  pada  jam­jam  tertentu  mereka  akan meninggalkan  apa  saja  yang  mereka  kerjakan  untuk berdoa.

Ibu  saya  berasal  dari  penganut  sebuah  agama, sejak kecil saya melihat setiap jam tertentu di malam hari ibu saya selalu keluar rumah membawa 2 batang dupa  dan  menengadah  sambil  berdoa.  Saya  percaya itu dilakukannya mungkin sejak dia masih dalam usia muda, saya pun percaya bahwa ibu saya tidak mengerti betul apa yang dilakukannya. Saat saya berada di Jakarta, transportasi  yang  paling  sering  saya  gunakan  adalah taksi dan akibatnya, saya sangat sering mengajak para supir berbicara tentang kehidupan dan apa tujuan hidup itu. Ada yang berkata bahwa dia selalu mengucap syukur sebab dia yakin bahwa rejeki sudah ada yang mengatur. Ada pula yang terlihat tidak terlalu optimis dengan hari depan sehingga mereka menjalani kehidupan apa adanya asal cukup makan.

Pada kedua kasus tersebut, kesimpulannya adalah: bahwa ibu saya berdoa sebab dia mendapat pemahaman turun temurun bahwa kalau dia tidak melakukan sembahyang pada jam­jam tertentu maka tidak akan mendapatkan rejeki dan mungkin ibu saya tidak tahu kepada siapa dia berdoa. Sedangkan bagi supir taksi tadi apa yang dia lakukan hanyalah sebuah rutinitas tanpa makna.

Doa dari sudut iman Kristiani adalah cara hidup kita bergaul secara pribadi dengan Tuhan, artinya kita mengenal Tuhan sebagai pribadi yang daripadaNya berasal segala sesuatu. Kita tahu pada saat kita berdoa kepada Tuhan maka di hadiratNya tersedia jawaban atas segala persoalan dan per­ gumulan kita. Sehingga saat kita berdoa, doa kita bukan berisi sebuah daftar tuntutan, tetapi memiliki kandungan penyembahan dan pengagungan puji­ pujian yang tinggi kepada Tuhan. Dan saat doa dan penyembahan kita berkenan kepada Tuhan maka segala apa yang kita butuhkan pasti Tuhan akan cukupkan.

One thought on “Doa orang benar”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s