Siapa yang anda sembah?

Bacaan: I Timotius 6:6-10

Di akhir zaman, banyak manusia hidup hanya mengejar      kesenangan dunia,kenikmatan daging, dan kebanyakan manusia telah menjadi hamba mamon. Setiap hari, mulai dari bangun tidur sampai larut malam apa yang dikerjakan dan dipikirkan oleh manusia adalah mencari uang dan membangun bisnis supaya dengan semakin besarnya bisnis, semakin besar pula kekuasaan dan pengaruhnya. Akibatnya manusia menjadi  tamak,  tidak  ada  kasih  terhadap  Tuhan apalagi terhadap sesama. Tetapi Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa manusia tidak dapat menyembah kepada dua tuan, sebab manusia akan membenci yang satu dan mencintai yang lainnya.

Karena   pengaruh   mamon   pula   maka   citra Tuhan dalam diri manusia sudah hilang. Manusia melupakan jati dirinya sebagai makhluk penyembah Tuhan yang telah diciptakan dengan tangan Tuhan sendiri. Dibentuk serupa dengan gambaran Tuhan yang berarti manusia yang mula­mula dan yang kudus adalah makhluk yang senantiasa menyembah dan bersekutu dengan Tuhannya.

Hari ini Tuhan hendak mengingatkan agar kita kembali membangun rumah Tuhan, tidak melupakan ibadah, bersekutu dengan Tuhan dan kembali sebagai makhluk penyembah yang kudus. Namun ketahuilah bahwa perintah Tuhan hari ini bukanlah berarti harafiah untuk setiap kita membangun rumah ibadah melainkan lebih dari itu yaitu dengan menghadirkan hadirat Tuhan dalam setiap segi kehidupan kita supaya dengan kehadiran Tuhan di dalam setiap segi kehidupan kita, cara kita hidup adalah cara hidup yang kudus, takut dan hormat akan Tuhan sehingga dalam setiap apa yang kita kerjakan dan lakukan nama Tuhan dipermuliakan.

3 thoughts on “Siapa yang anda sembah?”

  1. ku mau slalu bersyukur sbab cintaMu padaku tak kan pernah berubah hatiku percaya walau bumi bergoncang gunung~gunung beranjak namun kasih setiaMu tak pergi dariku. . . . .

  2. saya bukan seorang teoristis tapi saya seorang yg praktice jadi saya ga bisa bikin hanya sekedar teori, sekalipun hanya sederhana .tapi klu praktice itu bisa jadi episode karena pengalaman (terjun langsung ke lokasinya) itu mudah untuk menjabarkan

    artinya

    saya juga bisa merasakan orang yg blum mengalami firmanTuhan dan yg sudah mengalami firman Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s