Makanan jasmani dan rohani

Bacaan: Matius 4:1-4

Setelah berpuasa 40 hari lamanya maka laparlah Yesus  namun,  tidak  diceritakan  dalam  Alkitab bahwa ketika Yesus lapar, Dia segera memerintahkan roti  turun  dari  surga  untuk  menghilangkan  rasa laparNya.  Juga  dengan  tegas  ditolakNya  cobaan iblis yang mencobai Dia untuk mengubahkan batu menjadi roti. Dia memberi pernyataan kepada iblis dan kita sekarang ini melalui sebuah firman bahwa manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Tuhan.

Hari  ini,  Tuhan  Yesus  ingin  memberi  kita pemahaman tentang lapar dan makanan:

1.         Bahwa makanan diperlukan untuk hidup bukan sebaliknya hidup untuk makan. Kalau kita menerapkan firman ini maka untuk menunjang kehidupan, kita akan makan seperlunya dan tidak makan sepuasnya, sebab akhir-akhir ini banyak sekali jenis penyakit yang terjadi karena kita punya kebiasaan hidup untuk makan.

2.         Bahwa  untuk  hidup  manusia  juga  perlu makanan rohani yang diperoleh dari bergaul dengan   Tuhan   melalui   firman   Tuhan. Musa tidak dikatakan berpuasa tetapi bergaul dengan Tuhan selama 40 hari saat dia menerima 10 perintah Tuhan tetapi dalam pergaulannya dengan Tuhan, Musa dimampukan untuk tidak makan dan tidak minum (Ulangan 9:15-18).

Kalau kita makan untuk hidup dan mengisi kehidupan  dengan  nutrisi  rohani,  maka  kita akan mampu menghalau segala kekhawatiran akan kebutuhan jasmani sebab semua itu akan disediakan oleh Bapa yang di surga.

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s