HIDUP SEBAGAI UMAT PILIHAN

Bacaan: Kejadian 18: 16-19

Seorang calon pemain sepak bola terpilih yang telah melewati berbagai seleksi audisi akan masuk dalam traning center. Pelatih akan memberikan standar kepada pemain yang terpilih untuk dilatih, agar bisa mencapai kemenangan. Mereka harus mengerti bermain dengan berbagai  formasi,  mengerti  cara  bermain  bertahan, bagaimana  menjadi  striker,  konsep,  kebugaran  fisik, dll. Semuanya itu diajarkan agar si pemain terpilih bisa menjadi pemain professional yang tidak cukup hanya bisa menendang bola saja.

Begitu juga dengan Allah, Dia telah memilih Abraham  dan  keturunannya  menjadi  bangsa  yang besar, berkuasa dan yang akan memberkati bangsa- bangsa. Untuk mencapai itu Allah perlu membimbing Abraham, untuk:

1. Mengajar anak-anak dan keturunannya hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan. Abraham harus mengajarkan kepada anak-anak dan keturunannya tentang keselamatan, mereka harus mengerti  tentang  iman  kepada Tuhan Yesus  Kristus (2 Tim 1:5). Mereka juga didorong untuk melayani sesama.  Selanjutnya  ajarkan  tentang  kasih  karunia, Tuhan memberikan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban (disiplin). Dan tentang pengorbanan, menjadi murid Yesus harus berani berkorban (melayani, persepuluhan, dll).

2. Melakukan kebenaran. Kebenaran dalam Alkitab berkaitan dengan hubungan yang benar dengan Allah dan sesama manusia. Ini yang sangat penting dipahami.

3. Melakukan keadilan. Keadilan dalam Alkitab tidaklah sama dengan keadilan seorang hakim yang mengatakan bahwa yang salah harus dihukum dan yang benar harus diberi hadiah. Keadilan dalam Alkitab adalah melakukan apa yang benar sesuai dengan karakter ALLAH yang penuh kasih seperti: mengasihi musuh, memberi makan kepada yang kelaparan, melindungi para janda, orang miskin dan anak-anak terlantar (Mazmur 82:3; Yes 1:17).

Dengan menjadikan firman Tuhan pedoman dalam menjalani kehidupan maka kehidupan kita akan dipenuhi dengan penggenapan janji-janjiNYA dan Tuhan akan membukakan banyak rahasia kehidupan kepada kita.

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s