MENEROBOS KETERBATASAN

Bacaan: Mazmur 41:1-14

Mazmur ini ditulis ketika Daud sedang merasa sangat sakit. Sakitnya sangat parah sehingga banyak orang percaya ia tidak akan sembuh. Orang-orang yang membenci dia akan memanfaatkan situasi sakitnya untuk menekan dia. Mereka menggosipkan dirinya bahwa Tuhan telah meninggalkannya, maka ia pasti akan mati. Teman dekatnya pun menghujatnya. Tak ada yang percaya dia akan sembuh dari sakit.

Kata lemah yang dipakai dalam ayat ini berasal dari kata דל (ḏal) yang berarti orang yang membutuhkan bantuan, miskin. Dalam kamus bahasa Indonesia lemah berarti: tidak kuat, rapuh hati, tidak mempunyai keteguhan, mudah tergiur bujuk rayu, tergangu pertumbuhan daya pikirnya, tidak dapat mengambil keputusan, tidak memiliki daya dorong (semangat) yang kuat, dll. Firman Tuhan menyatakan orang-orang yang memperhatikan mereka adalah orang yang berbahagia dalam kehidupannya, dan Tuhan memberikan hadiah kepada mereka.

Bentuk penderitaan yang dialami orang percaya bisa beraneka ragam. Mulai dari sakit- penyakit, usaha bangkrut, putus cinta, kemelut rumah tangga, dsb. Namun, firman Tuhan mengajarkan untuk tetap memperhatikan orang lemah yang Tuhan izinkan ada di sekitar kita. Saat kita melakukan firmanNya, ada kuasa yang akan menghindarkan, memelihara dan membantunya saat dia terbaring sakit atau dalam keadaan tidak berdaya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s