ANAK YANG HILANG

Bacaan: Lukas 15:11-31

Ada dua hal yang menarik tentang Kisah anak yang terhilang dalam Lukas 15:11-31.

  1. Peran seorang bapa. Dalam kisah tersebut, ketika anak yang terhilang itu meminta warisannya, bapanya tidak mempersoalkan dan segera anak itu mendapatkan apa yang diinginkannya. Hal ini menggambarkan bahwa bapa tersebut sangat kaya, sehingga apa yang diminta oleh anaknya tidak membuat bapa tersebut berkekurangan. Selain itu hati bapa tersebut penuh kasih dan murah hati. Itulah gambaran tentang Bapa kita di surga yang sangat kaya, murah hati, dan penuh kasih.
  2. Peran  seorang  anak.  Anak  yang  terhilang  ini tergiur oleh indahnya keadaan di luar rumah bapanya. Dia tergoda untuk hidup mandiri dan terlepas dari segala aturan di rumah bapanya. Anak yang terhilang itu tahu bahwa bapanya penuh kasih dan dia memanfaatkan ini untuk meminta apa yang menjadi miliknya.

Selanjutnya,  anak  tersebut  hidup  dengan  bergelimang dosa yang menghabiskan semua harta warisannya.

Terkadang dalam kehidupan ini, kita berlaku seperti anak yang terhilang. Kita meminta sesuatu yang belum waktunya dengan klaim bahwa Tuhan kita adalah penuh kasih dan murah hati. Ketika hati kita belum siap, berkat Tuhan yang berkelimpahan ini dapat mendatangkan dosa.

Bapa kita di surga adalah Tuhan yang tahu segala kebutuhan kita bahkan sampai kepada yang belum diucapkan sekalipun. Tetapi apabila kita meminta hendaklah kita terlebih dahulu tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita, sehingga kita tahu apa yang kita minta adalah sesuai dengan rencanaNya dan nama Tuhan dipermuliakan.

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s