Aku percaya kepada Roh kudus

Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Yohanes 14:26) 

Martin Luther sangat mementingkan pekerjaan Roh Kudus, dia berpendapat bahwa Roh Kudus selalu bertentangan melawan sifat dosa dan si aku yang lama dalam diri umat percaya. 

John Calvin menegaskan peran Roh Kudus dalam otoritas Alkitab, di mana kesaksian langsung dari Roh Kudus dalam hati umat percaya mengokohkan otoritas nas Alkitab. Kesaksian Roh Kudus melebihi kesaksian rasio, Roh Kudus menguasai hati setiap pendengar dan pembaca Alkitab, juga menggerakkan hati mereka sehingga timbul suatu konsep apa yang mereka dengar dan baca adalah Firman Tuhan.

John Calvin sangat berhati-hati menegaskan bahwa gerakan Roh Kudus dalam hati umat percaya tidak bisa melampaui lingkup Alkitab (Yoh. 14:26; II Yoh. 9). Roh Kudus tidak mungkin memberi wahyu baru yang melebihi apa yang sudah tertulis dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Yang ada adalah pencerahan Roh Kudus dalam hati pendengar dan pembaca Alkitab sehingga dengan pencerahan yang baru mereka makin mengerti ayat-ayat Firman Tuhan. 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s