Recharge your soul

Bacaan: Mazmur 42

Telepon  genggam  Anda  pasti  memiliki  baterai untuk  hidup.  Jam  tangan  Anda  juga  pasti memiliki  baterai  yang  berguna  supaya  perangkat tersebut dapat bekerja dengan baik. Namun baterai tersebut memiliki masa untuk bisa bekerja dengan baik. Jika daya baterai tersebut habis, lampu indikator akan berkedip, dan baterai tersebut perlu diisi kembali(recharge) agar dia dapat berfungsi kembali.

Iman kita pun seperti sebuah baterai yang perlu di­recharge agar tidak kering dan mati. Karenanya kita memerlukan sebuah indikator agar kita dapat mengetahui kapan kita perlu me­recharge-nya. Untuk itu perhatikan beberapa indikator ini:

  1. Bila kita mulai kehilangan percaya pada Tuhan dan kita mulai khawatir dengan keadaan sekeliling sehingga fokus kita berpindah kepada hal lain.
  2. Bila  kita  menjalani  hari­hari  dengan  apa adanya/kosong dan tanpa gairah.
  1. Bila  kita  hanya  disibukkan  oleh  kegiatan beribadah yang hanya rutinitas belaka, dan mulai kehilangan kasih kepada Tuhan dan kepada sesama.
  2. Bila kita mulai kehilangan damai sejahtera dan sukacita.

Pada  saat  seperti  itulah  indikator  iman akan berbunyi, berkedip memberikan tanda bahwa kita perlu segera datang kepada Tuhan dan hadiratNya agar kita dipenuhi kembali oleh kasih Tuhan yang sejuk dan memberikan damai sejahtera.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s