Memuliakan Tuhan

Bacaan: Lukas 10:38-42

Kita  semua  pasti  setuju  bahwa  orang  yang  bijak tidak akan mau menyia­nyiakan waktunya dengan percuma, karena waktu itu sangat berharga dan kita setuju bahwa tidak ada seorang pun yang dapat memutar waktu itu kembali.

Pemazmur menuliskan di dalam kitab Mazmur, ajar kami Tuhan menghitung hari­hari agar kami beroleh hati bijaksana (Mazmur 90:12). Ternyata hati yang bijaksana kita terima jika kita menggunakan waktu kita dengan sebaik­baiknya.

Kisah  Maria  dan  Martha  adalah  suatu  contoh yang dapat kita pelajari dalam menggunakan waktu dengan benar. Apakah salah menjadi seorang Martha? Kesibukan kita setiap hari di dalam pekerjaan tidaklah ada yang salah, sebab kita mau mencapai suatu prestasi di dalam pekerjaan kita. Tetapi apakah kita melakukan semuanya itu sungguh untuk memuliakan Tuhan? Atau kita melakukan kesibukan kita setiap hari hanya untuk memuaskan diri kita dengan pencapaian­pencapaian yang membuat orang­orang di sekeliling kita akan mengagumi kita? Ataukah kita menyibukkan diri dengan pekerjaan supaya kita tidak mengalami kesukaran dalam hidup,  mengingat  kebutuhan­kebutuhan  hidup yang besar? Mengapa kita mengkhawatirkannya.

Apakah Tuhan tidak menghargai sedikitpun Martha? Tuhan menghargai Martha, Tuhan tahu itu,  Tuhan  pun  adalah  pribadi  yang  bekerja, sampai sekarang Dia tetap Allah yang bekerja, Dia mengatur tata surya dan benda­benda planet. Dia mencipta manusia sampai sekarang.

Tuhan menghargai setiap pekerjaan kita, tetapi Tuhan mau supaya kita bekerja untuk memuliakan Dia. Bekerja dengan penuh kasih dan tulus, bukan dengan bersungut­sungut atau menaruh rasa iri dengan rekan sekerja lainnya. Bekerja memuliakan Tuhan artinya apapun yang kita lakukan, lakukanlah seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23­24).

Ingatlah, bahwa sampai sekarang kita boleh bekerja, itu semua karena anugerahNya, bukan karena kehebatan kita. Jadilah orang yang rajin bekerja tetapi juga orang yang mau memberikan waktu terbaiknya untuk duduk di kaki Tuhan seperti Maria.

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s