Tuhan yang tidak pernah lalai

Bacaan: 1 Samuel 29

Jika Tuhan sudah berjanji, Dia adalah Allah yang tidak pernah  lalai  akan  janjiNya.  Segala  janji  yang  Dia ucapkan pasti akan dipenuhi, walaupun mungkin dalam penggenapannya banyak proses yang harus dilalui oleh kita.

Tuhan telah berjanji kepada Daud, bahwa Daud akan menjadi raja atas bangsa Israel, karenanya Tuhan akan menyertai Daud. Saat Tuhan akan melaksanakan rencana penghukuman atas raja Saul seperti yang dikatakanNya melalui nabi Samuel, maka terlebih dahulu Tuhan memisahkan Daud dan para tentaranya dari kumpulan raja Akhis dari Filistin.

Pada kisah sebelumnya disebutkan bahwa untuk menghindari kejaran raja Saul, Daud lari di teritori yang salah. Daud masuk ke dalam kawasan kekuasaan bangsa Filistin di bawah raja Akhis. Kemudian Daud yang dulunya adalah raja berubah mengabdi sebagai hamba kepada raja Akhis. Tetapi Tuhan tahu bahwa tujuan hidup Daud adalah menjadi raja Israel. Dia bukan hamba sebab itu Tuhan harus bertindak mengakhiri babak ini. Tuhan memakai Akhis, raja orang Filistin itu untuk memerangi dan mengeliminasi Saul, tetapi Tuhan tidak  mau  Daud  terlibat  dalam  perang  saudara dengan raja Saul. Sebab itu tanpa alasan yang jelas

Akhis  mengakhiri  masa  pengabdian  Daud  dan mengusir Daud bersama dengan orang­orangnya.

Dalam rancangan Tuhan dan sebagai Tuhan yang tidak pernah lalai akan janjiNya, bangsa Israel jatuh ke tangan bangsa Filistin dan Saul mati dalam peperangan bersama dengan anak­anaknya untuk membuka jalan bagi Daud menjadi raja terbesar di Israel.

Kisah di atas menunjukkan bahwa memang jalan Tuhan tidak dapat dimengerti, sebab jalan Tuhan bukan jalan manusia. Namun Tuhan tidaklah seperti manusia sehingga Dia berubah rencana. Dia pasti akan menggenapi rencanaNya karena Dia tidak pernah lalai.

Anda  adalah  milik  Tuhan  yang  dimaterai oleh kasih Tuhan, sehingga Anda ada dan bergerak dalam rancangan Tuhan yaitu untuk memperoleh rancangan damai sejahtera yang memberikan masa depan penuh pengharapan dan untuk itu Dia juga tidak akan pernah lalai untuk menggenapinya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s