Sang Nakhoda

Bacaan: Mazmur 107:23-32

Samudera adalah lalu lintas bagi perdagangan internasional dan setiap kapal yang melaluinya harus siap menghadapi amukan badai yang tidak pernah diduga kapan terjadinya. Untuk itu setiap kapal harus memiliki seorang nakhoda kapal, yang tentulah bukan nakhoda kapal yang asal­asalan tetapi nakhoda yang berpengalaman. Tidak hanya nahkoda berpengalaman yang dapat selamat dari amukan badai, tetapi nakhoda yang punya kesempatan untuk bertahan adalah nakhoda ++, artinya nakhoda yang punya pengalaman dan sangat tangguh meredakan badai.

Hidup ini seperti sebuah kapal yang harus melalui sebuah samudera raya yang penuh dengan gelombang keragu­raguan, yang dapat saja meneggelamkan kapal kehidupan kita setiap saat. Memang pada kenyataannya banyak sekali perahu kehidupan yang akhirnya tenggelam oleh karena keragu­raguan dan tidak pernah muncul lagi. Karena itu untuk menjalankan kehidupan ini, kita memerlukan seseorang nakhoda ++ yang adalah seorang pribadi tangguh dan sanggup meredakan badai dalam kehidupan kita, sehingga saat kita terombang­ ambing oleh gelombang keragu­raguan, bersama dengan nakhoda yang tangguh tersebut, kita tidak akan tenggelam.

Hari ini mungkin kita sedang menghadapi kebingungan oleh karena kejadian yang tidak enak dan mengejutkan yang banyak terjadi dan datangnya bertubi-­tubi. Hal itu membuat situasi kita seperti kapal yang sedang sedang terombang­ ambing di tengah lautan keragu-­raguan. Untuk itu milikilah Sang Nahkoda kehidupan yang sangat luar biasa yang sanggup meredakan badai dalam hidup kita, yaitu Yesus, Sang Nahkoda ++.

Firman Tuhan hari ini berkata bahwa, di tengah persoalan seberat apapun berserulah kepada Tuhan. Dia yang akan memerintahkan badai tersebut untuk tenang. Jangan biarkan persoalan menjadi lebih besar, sehingga dapat menggoyahkan iman Anda, karena Anda sudah berada aman dalam lindungan Sang Nahkoda ++. Teguhkan iman Anda dan pandanglah Tuhan. Ketahuilah bahwa wajah Tuhan akan memperhatikan, memandang dengan setia dan penuh kasih dan menjamin bahwa setiap iman dan pengharapan yang kita gantungkan kepada Tuhan, tidak akan pernah sia­-sia dan dikecewakan. Akan tetapi ia akan menghasilkan kemenangan demi kemenangan atas kehidupan yang kita jalani bersama dengan Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s