God’s perspective

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri — Amsal 3:5

Persoalan adalah cara Tuhan mendewasakan manusia, tapi persoalan bukanlah dari Tuhan. Terkadang Tuhan mengizinkan persoalan terjadi dalam hidup kita, tetapi Dia tidak akan pernah mencobai sebab Dia adalah Tuhan yang setia walaupun sering kali kita mengingkari, “Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya,” (2 Timotius 2:13). Jika kita percaya bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang punya rencana maka apa yang diizinkan Tuhan terjadi adalah bertujuan supaya:
1. Manusia sadar bahwa manusia hanya bisa hidup dan eksis kalau Tuhan menyertai.
2. Manusia selalu rendah hati dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.

Terkadang memang Tuhan dapat memakai persoalan untuk membentuk hati manusia, me- murnikannya, memulihkannya dan mengangkat lebih tinggi. Dalam kerendahan hati, manusia tidak perlu memikirkan atau memahami bagaimana cara kerja Tuhan, supaya kita bergantung hanya kepada Tuhan bukan kepada cara Tuhan.

Cara Tuhan teramat ajaib dan manusia tidak akan pernah mampu dengan otak yang terbatas memahami cara kerja Tuhan. Bagian manusia hanya merendahkan hati dan percaya sepenuhnya pada kedaulatan Tuhan, dan Tuhan akan melakukan bagiannya. Namun sering kali justru manusia kurang percaya dan ragu akan cara Tuhan, karena memang tidak mudah bagi kita untuk memahami rencana Tuhan atas hidup kita, sehingga banyak dari kita mundur dari rencana Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s