Janji Tuhan dan kesucian hidup umat-Nya

Bacaan hari ini: 1 Korintus 10:1-17
“Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh…” (1 Korintus 10:11)

Janji Tuhan adalah jaminan yang kokoh bagi keselamatan umat-Nya, baik kepada Bangsa Israel dalam Perjanjian Lama, maupun Gereja dalam Perjanjian Baru. Israel telah dituntun dan dimeterai dengan lambang baptisan awan dan laut, dan dipelihara dengan makanan dan minuman dari batu karang rohani, lambang perjamuan Tuhan. Demikian juga dengan Gereja yang dimeteraikan dengan baptisan air, dan dipelihara dengan perjamuan kudus, di mana keduanya adalah sakramen kudus yang diperintahkan Tuhan kepada Gereja-Nya sebagai meterai rohani pertanda keselamatan.

Namun demikian, janji Tuhan perlu diimbangi dengan kesucian hidup umat-Nya. Sebab di dalam janji yang Tuhan berikan selalu diikuti dengan tuntutan agar umat-Nya menjalani kehidupan sesuai dengan kehendak-Nya, yaitu menjaga kekudusan di tengah dunia yang berdosa. Israel telah menjadi contoh peringatan yag tegas dari Tuhan kepada setiap umat-Nya di sepanjang zaman, bahwa Tuhan tidak segan-segan membinasakan mereka yang melanggar anugerah janji-Nya.

Maksud keseimbangan antara janji Tuhan dan kesucian hidup umat-Nya tidak boleh diartikan sebagai hukum tabur-tuai atau keselamatan oleh perbuatan. Sebaliknya kesucian hidup umat-Nya dilakukan sebagai respon ucapan syukur atas janji anugerah Tuhan, yang disertai suatu kesadaran sebagai orang percaya yang berhikmat. Karena itu, semua pencobaan yang dihadapi selama kehidupan dalam dunia yang berdosa ini bukanlah sesuatu yang melampaui kekuatan orang percaya, sebab Tuhan yang setia akan memberikan pertolongan agar kita dapat menanggungnya. Jangan kita mencari jalan kehidupan menurut dunia ini, sekalipun itu nampak lebih mudah dan menyenangkan; tetapi ikutilah kehendak Allah yang membawa kita pada kehidupan. Marilah kita hidup suci di hadapan Tuhan, karena anugerah-Nya telah diberikan kepada kita. Menjalani hidup suci di hadapan Allah, bukanlah sebagai beban, tetapi wujud dari kehidupan baru yang Ia berikan kepada kita di dalam Tuhan kita, Yesus Kristus.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s