Motivasi yang Benar Dalam Ibadah

Bacaan hari ini: 1 Korintus 11:17-34
“Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan… Dalam hal ini aku tidak memuji.” (1 Korintus 11:20, 22)

Dalam bagian firman ini, Paulus menegur jemaat Korintus dengan keras. Paulus marah terhadap penyalahgunaan ibadah mereka. Mereka datang bukan untuk mencari Tuhan, tetapi memuaskan perut mereka. Mereka makan dan minum sampai mabuk. Paulus sampai harus menyindir mereka dan mengatakan, “Apakah kamu tidak mempunyai rumah sendiri untuk makan dan minum? Atau maukah kamu menghinakan Jemaat Allah dan memalukan orang-orang yang tidak mempunyai apa-apa?”

Dari sini kita memahami bahwa yang memanfaatkan ibadah untuk makan dan minum ialah orang-orang yang kaya, yang sebenarnya memiliki uang untuk membeli makanan mereka sendiri. Tetapi mereka justru makan dan minum sepuasnya di gereja dan “menjarah” bagian-bagian makanan untuk mereka yang tidak mempunyai makanan di rumah mereka. Paulus mengingatkan mereka, hal ini tidak boleh terjadi.

Dalam ayat ke 20, 23-34, Paulus mengingatkan bahwa seharusnya yang menjadi tujuan mereka datang ke dalam rumah Tuhan adalah untuk makan perjamuan Tuhan. Ini artinya, seharusnya mereka datang ke gereja mengutamakan makan Perjamuan Kudus, bukan makanan lain. Dengan makan perjamuan Kudus, roti dan anggur, mereka dapat mengenang akan Tuhan Yesus yang telah mengorbankan tubuh dan darah-Nya menjadi penebusan bagi orang-orang percaya dan memberitakan kematian Tuhan kepada orang-orang yang belum percaya.

Firman Tuhan bukan saja berbicara kepada jemaat masa itu, namun juga kepada kita masa sekarang. Tuhan mengingatkan kita untuk memiliki motivasi yang benar pada waktu kita datang ke rumah Tuhan. Bukan untuk makan dan minum, melainkan untuk makan perjamuan Tuhan. Yang artinya, kita mencari Allah di dalam ibadah kita tersebut. Saat ini, marilah kita mengevaluasi diri kita. Apakah selama ini kita datang ke rumah Tuhan dengan motivasi yang benar? Apakah ketika kita datang ke rumah Tuhan, kita datang untuk memuaskan diri kita sendiri, ataukah untuk mencari Tuhan?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s