Kasih sebagai dasar

Bacaan hari ini: 1 Korintus16:1-24
“Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!” (1 Korintus 16:14)

Paulus menulis ayat ini kepada jemaat Korintus agar mereka dapat hidup dalam kasih. Jika kita melihat latar belakang jemaat Korintus, maka kita bisa menemukan bahwa ada banyak masalah di antara jemaat yang mengarahkan mereka kepada perpecahan. Karena itu, dalam bagian ini, Paulus mengingatkan mereka agar sebagai satu kesatuan tubuh Kristus, mereka bisa hidup dalam sikap saling mengasihi yang ditunjukkan dalam seluruh pelayanan, maupun pekerjaan mereka.

Seseorang yang mengasihi berarti ia lebih mengutamakan kebutuhan dan kesejahteraan orang lain, daripada kebutuhan atau kepentingan diri sendiri. Dalam ayat 1-4, Paulus mengingatkan mereka agar kasih mereka ditunjukkan kepada mereka yang membutuhkan, yang dinyatakan melalui pengumpulan persembahan. Allah sendiri telah mencurahkan kasih-Nya yang besar dalam kehidupan kita, dan mengaruniakan Anak tunggal-Nya bagi penebusan dosa kita. Ia ingin agar kita juga hidup dalam kasih, yaitu dengan melayani orang-orang sekitar, yang membutuhkan uluran tangan kita. Kasih Allah menjadi nyata sewaktu kita mulai memedulikan orang lain dan mau menolong mereka. Sehingga melalui kita, kasih Allah yang tidak kelihatan dapat dialami dan dirasakan oleh orang banyak.

Kasih kepada sesama juga harus diwujudkan dalam kasih pada orang-orang yang diutus Tuhan untuk melayani kita, yakni hamba-hamba Tuhan (ayat 5-12). Dalam ayat 6, Paulus mengungkapkan kerinduannya agar jemaat Korintus bisa menolongnya melanjutkan perjalanannya. Dalam ayat 10, ia juga meminta kepada jemaat Korintus agar dapat menolong Timotius. Dari bagian ini kita melihat bahwa sebenarnya hamba-hamba Tuhan pun membutuhkan pertolongan serta dukungan dari jemaat untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik. Apakah kita telah menyatakan kasih kita kepada hamba-hamba Tuhan, yang diutus untuk melayani kita dengan cara memberi dukungan semangat dan mendoakan mereka? Kita bisa menjadi satu tubuh Kristus yang kuat, apabila kita saling mengasihi dan mendukung satu dengan yang lain.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s