Penghiburan

Bacaan hari ini: 2 Korintus 1:1-24
”Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.” (2 Korintus 1:5)

Dalam perjalanan mengikut dan melayani Tuhan, orang Kristen tidak akan terluput dari yang namanya penderitaan, kesulitan, rintangan, bahkan pencobaan. Hal yang sama juga dialami oleh Paulus, yang membuatnya hampir putus asa (ay. 8-9). Tapi Paulus sadar, bahwa semua yang ia alami itu diizinkan Tuhan, untuk mengajarkan kepadanya agar ia tidak bersandar pada kekuatan diri sendiri, melainkan kepada Allah yang memanggil dan mengutusnya. Itulah penghiburan yang menjadi kekuatan baginya untuk terus teguh berdiri melayani Dia.

Setiap kita memerlukan penghiburan. Tidak ada seorang pun dari kita yang kebal terhadap masalah dan penderitaan. Banyak orang, yang ketika mengalami masalah mencari penghiburan di tempat yang salah. Mereka pergi ke tempat-tempat hiburan, mabuk-mabukan, dengan harapan dapat melupakan masalahnya, bahkan ada yang berpikir untuk mengakhiri hidup. Namun, apakah semua itu dapat memberikan penghiburan, ketenangan dan menjadi jalan keluar terbaik? Ternyata tidak! Semuanya itu sia-sia.

Tetapi syukur kepada Tuhan, karena sebagai anak-anak Tuhan, kita memiliki sumber penghiburan sejati, yaitu Tuhan Yesus sendiri (ay. 3). Ia tidak pernah membiarkan kita bergumul sendiri, tetapi anugerah-Nya selalu cukup bagi kita dan diberikan-Nya ketika kita memerlukannya. Dengan berbagai cara, Allah sanggup menghibur kita. Entah itu melalui firman-Nya, saudara seiman, bahkan juga melalui berbagai kejadian dalam hidup kita. Karena itu, apabila kita sedang mengalami pergumulan yang berat saat ini, datanglah kepada-Nya dalam doa, dan kita bisa menemukan penghiburan dan kekuatan yang sejati di dalam Dia.

Bahkan, pengalaman berjalan bersama dengan Tuhan melalui lembah kekelaman dan pengalaman dihiburkan oleh Tuhan ini akan membuat kita pada akhirnya juga bisa menghibur orang lain. Pengalaman dihiburkan dan kembali disemangatkan oleh Tuhan di tengah penderitaan, akan membuat kita mampu menolong mereka yang juga sedang mengalami pencobaan hidup yang berat.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s