Identitas Diri

Bacaan hari ini: 2 Korintus 3:1-18
“Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.” (2 Korintus 3:2)

Kehidupan masyarakat modern tidak dapat dilepaskan dengan keakuratan (ketepatan) identitas diri seseorang. Dengan adanya e-KTP atau sejenisnya, menunjukkan bahwa data diri yang benar dan pasti merupakan hal yang sangat diperlukan untuk menata kehidupan ini. Dengan memiliki ID (Identitas Diri) yang benar akan membuat diri kita dapat dipercaya dan diterima oleh orang lain.

Pada suratnya yang kedua kepada Jemaat di Korintus, Rasul Paulus kembali mengingatkan, ada dua identitas diri yang perlu diingat oleh setiap anak Tuhan, yaitu: (a) Kamu adalah Surat pujian kami. Di sini Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus, bahwa mereka adalah hasil dari pelayanan pengabaran Injil Paulus. ID ini merupakan sebuah bukti pelayanan Paulus yang tidak didasarkan atas materi atau kemasyuran diri, tapi semata-mata demi Injil keselamatan yang diberitakan kepada jemaat Korintus. Oleh sebab itu, Rasul Paulus sangat berharap bahwa kehidupan mereka dapat semakin menjadi berkat bagi banyak orang melalui segala karunia yang telah Tuhan berikan kepada diri mereka.

(b) Kamu adalah Surat Kristus. Di sini Rasul Paulus mengingatkan bahwa setiap anak Tuhan adalah hasil yang dinyatakan bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh Tuhan, yaitu untuk menyatakan bahwa setiap kita adalah milik Tuhan. ID ini menunjukkan bahwa Allah sangat mengasihi jemaat Korintus. Pemahaman tentang anugerah Allah yang melampaui pemikiran manusia merupakan dasar yang sangat kuat untuk memastikan bahwa kehidupan anak Tuhan adalah milik Tuhan semata. Pemahaman ini mendorong jemaat Korintus untuk semakin bersungguh-sungguh mengasihi dan melayani Tuhan.

Hari ini, kiranya setiap anak Tuhan diingatkan bahwa mereka memiliki Identitas Diri yang sangat penting untuk selalu direnungkan, yaitu bahwa setiap anak Tuhan adalah hasil dari pelayanan orang lain; dan yang penting adalah, setiap anak Tuhan adalah milik Allah, yang telah lunas dibayar bukan dengan barang fana, tetapi dengan darah Kristus.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s