Hidup Bagi Kristus

Bacaan hari ini: Galatia 2:15-21
“Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku…” (Galatia 2:20)

Pada zaman dahulu ketika terjadi jual beli budak, satu-satunya cara supaya seorang budak bisa dibebaskan adalah jika ada seseorang mau membeli atau menebus budak tersebut dengan membayar harga tertentu. Inilah gambaran hidup orang yang berdosa. Kehidupan manusia yang berdosa seperti diikat oleh dosa, sehingga tidak mungkin dengan usahanya sendiri ia mampu melepaskan dirinya dari ikatan dosa itu, kecuali Kristus menebusnya dengan darah-Nya sendiri.

Yesus mati menyerahkan dirinya menjadi tebusan bagi kita, supaya kita yang beriman kepada Kristus dilepaskan dari kuasa dosa, kemudian dijadikan milik Tuhan. Inilah alasan Paulus berkata bahwa hidup yang dia jalani sekarang adalah hidup bagi Kristus; dia bukan hidup bagi dirinya sendiri, namun bagi Kristus. Paulus mengajarkan sebuah kebenaran yang sangat penting bagi orang Kristen mengenai konsekuensi dari orang-orang yang ditebus oleh Kristus. Ada dua aspek dalam karya penebusan Kristus, yaitu: (1) kelepasan dari perbudakan dosa karya penebusan Kristus, (2) kita menjadi milik Allah, supaya kita melayani Allah.

Kedua hal tersebut penting untuk selalu diingat dan dimengerti dengan baik. Ada banyak orang Kristen yang memandang karya penebusan Kristus secara tidak lengkap, sehingga fokusnya terbatas hanya pada kelepasan dari perbudakan dosa, tetapi melupakan aspek kedua. Sedangkan aspek kedua menegaskan kepada kita tujuan dari karya penebusan Kristus. Kita dibebaskan dari dosa bukan supaya kita menjadi orang-orang yang kemudian hidup sebebas-bebasnya bagi diri sendiri, namun sebaliknya, hidup dan melayani Dia.

Saat manusia tidak lagi hidup sesuai dengan tujuan penciptaannya, kita menjadi orang-orang yang hidupnya tidak bahagia, penuh dengan kekosongan dan kehampaan. Sebaliknya, ketika kita hidup bagi Tuhan dan melayani Tuhan, maka hidup kita dibuat Tuhan menjadi kembali bermakna, dipenuhi sukacita dan damai sejahtera. Kita ada dan hidup untuk melayani Tuhan, melalui panggilan kita masing-masing.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s