Dari Mati Menjadi Hidup

Bacaan hari ini: Efesus 2:1-5
“Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.” (Efesus 2:1)

Setelah menjabarkan kasih karunia Allah, Paulus menyampaikan satu dasar penting yang tidak pernah dipahami oleh orang berdosa, yaitu kondisi kerohanian yang sudah mati. Paulus tidak segan-segan mengatakan “kamu,” bukan hanya menunjuk kepada pembaca surat pada zaman itu, tetapi juga seluruh orang pilihan dari segala zaman dan tempat, “sudah mati di dalam dosa.” Istilah “mati di dalam dosa” mengandung arti bahwa orang berdosa, hidup dalam keadaan rohani yang sudah mati.

Ini adalah salah satu doktrin paling penting tentang manusia, untuk memahami kebesaran anugerah keselamatan yang dialami. Sepanjang zaman, orang berpikir dia adalah makhluk rohani, dia adalah satu-satunya makhluk yang menyadari keberadaan sang pencipta dan yang sedang berusaha, berjuang lewat agama kembali pada Dia. Adanya agama-agama membuktikan: manusia masih memiliki kapasitas rohani untuk mendamba-kan relasi dengan sang ilahi dan mewujudkannya dengan semangat ibadah yang cukup mengagumkan. Bukankah ritual-ritual yang ada di dalam setiap kelompok agama adalah bukti nyata dari kerohanian pengikutnya?

Sementara orang-orang berbangga diri sebagai “makhluk rohani”, Paulus dengan tegas mengatakan bahwa semua orang sudah mati dalam dosa; dosa telah menyebabkan kematian rohani dan semua orang hidup di dalam kondisi seperti itu. Sebelum manusia pertama jatuh ke dalam dosa, Allah sudah katakan bahwa pada hari Adam memakan buah itu, dia pasti mati. Adam memakannya dan hidup sampai 930 tahun, apa ini berarti Allah berdusta? Tidak! Pada hari Adam memakan buah larangan, dia memang mati; mati secara rohani. Relasinya dengan Allah menjadi terputus. Itulah kematian rohani.

Karena fakta itulah, manusia bukan hanya membutuhkan pengajaran yang benar, tetapi perlu lahir baru. Rohani yang mati, perlu dihidupkan terlebih dahulu, supaya manusia dapat menyadari keberdosaannya serta mengenali Allah yang benar. Itulah yang dialami orang-orang pilihan dalam anugerah Allah.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s