Pengenalan Akan Kebenaran Sejati

Bacaan hari ini: Filipi 3:10-11
“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.” (Filipi 3:10)

Dalam Filipi 3 (secara khusus ayat 1-11), Paulus mencoba menjelas-kan tentang kebenaran sejati sebagaimana yang dipahaminya. Pertama, Paulus memperingatkan tentang pekerja-pekerja yang jahat dan para penyunat palsu yang mungkin ada dan telah menyusup di dalam kehidupan berjemaat. Mereka ini sangat mungkin memberitakan Injil Kristus, namun pemberitaan itu merupakan kedok untuk menutupi aktifitas mereka yang sangat mengutamakan ibadah dan ritual keagamaan secara lahiriah. Yang dimaksudkan di dalam bagian ini adalah orang-orang yang tidak sepenuhnya percaya kepada Injil Kristus dan untuk menyempurnakan Injil Kristus, mereka menambahkan dengan ibadah dan ritual yang sangat mungkin berakar kuat dalam tradisi Yudaisme. Paulus mengingatkan jemaat di Filipi agar berhati-hati, waspada dan awas terhadap mereka.

Selanjutnya Paulus menekankan kebenaran yang sejati sebagaimana yang diyakininya, yaitu, pengenalan yang benar terhadap Yesus Kristus. Bagi Paulus, segala kebanggaan dan kemegahan ibadah lahiriah sebagaimana dimaksudkan dalam ayat 4b-7, merupakan “sampah”—tidak berguna dan harus dibuang. Karena bagi Paulus, pengenalan akan Kristus Yesus, jauh lebih mulia daripada semua yang ada. Mengapa demikian? (a) karena pengenalan yang benar akan Kristus Yesus merupakan anugerah dari Allah yang dianugerahkan kepadanya; (b) karena pengenalan akan Kristus Yesus yang sejati telah menimbulkan pengharapan akan kebangkitan kembali. Inilah alasan yang menyebabkan Paulus menganggap penting kebenaran sejati ini.

Bagaimanakah dengan kita orang-orang Kristen masa ini? Adakah kita menemukan kebenaran yang sejati dalam kehidupan kita? Kebenaran yang sejati bukanlah suatu usaha dan pencapaian manusia, sebagaimana diyakini oleh agama-agama timur, melainkan sesuatu yang dianugerahkan kepada manusia, melalui iman dan pengenalan akan Kristus Yesus. Persoalannya adalah, “maukah kita belajar mengenal Yesus Kristus yang sejati di dalam seluruh proses kehidupan kita?”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s