Pemulihan Seutuhnya

Bacaan hari ini: Filemon 1:1-25
“Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus!” (Filemon 1:20)

Surat Filemon adalah surat pribadi yang disampaikan Paulus kepada Filemon, satu-satunya surat pribadi Paulus yang dimasukkan menjadi bagian Alkitab Perjanjian Baru. Dari isi suratnya, kita tahu bahwa tujuan Paulus menulis surat tersebut berkaitan dengan seseorang yang bernama Onesimus, yang kemungkinan adalah hambanya Filemon yang melarikan diri karena melakukan suatu kesalahan yang merugikan majikannya. Ketika sampai di Roma sebagai tahanan rumah, kemudian Paulus berjumpa dengan Onesimus dan menginjili dia sehingga Onesimus percaya Tuhan dan menjadi anak rohani Paulus yang sangat bermanfaat menolong pelayanan Paulus di Roma.

Waktu Paulus mengetahui bahwa Onesimus adalah hamba Filemon, dia memutuskan untuk menyuruh Onesimus kembali kepada majikannya untuk tujuan tertentu. Pertama, karena sekarang Onesimus sudah bertobat dan menjadi orang percaya, maka dia harus berani mempertanggung-jawabkan perbuatannya yang salah di masa lalu, dia harus datang kepada Filemon untuk menyelesaikannya. Pertobatannya bukan saja tidak menghapus kesalahan yang sudah dia lakukan, tapi justru mengharuskan dia berani bertanggung jawab. Kedua, untuk memulihkan status Onesimus secara utuh. Dia adalah seorang hamba pelarian. Seandainya Filemon melaporkan kasusnya kepada pihak hukum, maka kemana pun Onesimus pergi, statusnya adalah budak yang melarikan diri, dan status ini akan menempatkan Onesimus sebagai terhukum. Ketiga, Paulus ingin Filemon bukan saja memahami kondisi yang terjadi dengan hambanya, yang sudah menjadi bagian dari komunitas orang percaya, tetapi sebagai majikan yang pernah dirugikan, ia harus mempraktikkan hukum kasih Kristiani yang sejati. Dia harus bisa menerima kembali Onesimus di dalam kasih, karena hanya dengan cara itulah pemulihan hidup Onesimus terjadi secara utuh. Bagaimana dengan kita? Marilah kita menjadi agen penyalur kasih Tuhan, memulihkan kehidupan orang lain yang pernah terpuruk dan membawa mereka dalam pengampunan dan pembaruan dari Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s