Kristus Sang Pengantara Perjanjian

Bacaan hari ini: Ibrani 9:11-15
“Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, …” (Ibrani 9:15)

Surat Ibrani secara khusus memiliki tempat spesial dalam Perjanjian Baru, sebab secara jelas surat ini menggambarkan tentang tugas Yesus Kristus yang dikaitkan dengan tugas keimaman-Nya atas umat pilihan-Nya. Setidaknya ada 2 konsep penting yang harus dimengerti oleh umat percaya masa kini:

Pertama, Kristus adalah Pengantara antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Setiap perbuatan dosa yang dilakukan oleh umat Tuhan, memilki tuntutan untuk mempersembahkan darah korban, baik itu domba jantan atau anak lembu. Tujuan dari mempersembahkan korban adalah agar umat Tuhan yang telah melakukan dosa tersebut, akan mendapatkan pengampunan dan kelepasan Tuhan. Itulah yang dilakukan oleh para imam di dalam Perjanjian Lama. Namun berbeda dengan yang dilakukan Tuhan Yesus Kristus. Kristus yang mempersembahkan diri-Nya dan mencurahkan darah-Nya di hadapan Allah sebagai korban persembahan agar umat-Nya yang telah berdosa dan melanggar perjanjian yang pertama, mendapatkan pengampunan (bdk. ay. 15).

Kedua, persembahan darah Kristus telah membuka jalan bagi umat-Nya untuk beribadah kepada Allah yang hidup. Sebelum ada persembahan darah dari Kristus, maka manusia terpisah dari Allah oleh karena dosa dan pelanggaran yang dilakukan manusia pertama dan keturunannya (bdk. Yes. 59:2). Namun ketika Kristus mempersembahkan darah-Nya kepada Allah, maka dengan demikian bukan saja Kristus meredakan murka Allah, tetapi lebih dari itu, Ia telah menyucikan umat-Nya dan membuka jalan bagi Allah, agar umat-Nya yang telah ditebus dengan darah-Nya dapat kemballi beribadah kepada Allah yang hidup (bdk. ay. 14).

Belajar dari bagian ini, harusnya orang-orang percaya dapat sungguh-sungguh bersyukur akan karya Kristus dalam kehidupan mereka. Mereka yang dulunya terpisah dari Allah karena dosa, melalui pencurahan darah-Nya, hubungan manusia berdosa dengan Allah dipulihkan kembali. Mereka telah disucikan kembali dan dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s