Kecil Tapi Berpengaruh Besar

Bacaan hari ini: Yakobus 3:1-12
“… barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna …” (Yakobus 3:2)

Dunia pendidikan saat ini merupakan sebuah kebutuhan yang harus diperhatikan. Di satu sisi, ada banyak anak-anak usia sekolah, tetapi tidak bisa bersekolah dengan segala macam persoalannya. Namun, di sisi yang lain, dunia pendidikan masih mengalami kekurangan tenaga pengajar (pemimpin).

Surat Yakobus pada bagian ini hendak mengingatkan pembacanya agar berhati-hati mengamalkan imannya, khususnya bagi setiap kita yang menginginkan kedudukan sebagai pemimpin. Beberapa hal yang berkaitan dengan kehidupan seorang pemimpin, yaitu: (1) Seorang pemimpin akan memberikan pengaruh yang sangat luas. Hal tersebut berkaitan dengan tanggung jawab seorang pemimpin yang lebih berat. Memang pekerjaan seorang pemimpin, dalam hal ini adalah seorang guru, seringkali terlihat sederhana dan kurang berarti, padahal sangat besar dalam memberikan pengaruh, melalui apa yang ia ajarkan dan katakan. (2) Seorang pemimpin dituntut untuk menguasai lidahnya. Hal ini berkaitan dengan peran lidah yang terlihat kecil, tetapi berdampak besar. Rasul Yakobus memberi contoh bahwa lidah itu seperti kecilnya api, tapi dapat membakar hutan yang besar. Jadi peran lidah ini sangat perlu diwaspadai oleh setiap pemimpin. (3) Hati yang bersih merupakan sumber untuk menguasai lidah kita (perkataan). Pertanyaan Rasul Yakobus, “adakah pohon ara dapat menghasilkan buah Zaitun?” ini mengingatkan setiap kita untuk mengoreksi hati kita senantiasa di hadapan Allah. Apabila hati kita dikuasai oleh kebencian, kemarahan, kesombongan dan suka bertikai, maka peranan lidah akan memberikan dampak yang buruk bagi sekitar kita.

Hari ini, apakah yang menjadi kerinduan hati kita sebagai seorang pemimpin (guru) atau apapun profesi pekerjaan kita, mari kita perhatikan bahwa suatu hari kita harus mempertanggung-jawabkan semua pekerjaan dan perkataan kita di hadapan Allah. Milikilah hati yang murni dan tulus di hadapan Allah, supaya perkataan dan pembicaraan kita dapat semakin menjadi berkat dan memuliakan Allah.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s