Perubahan Hidup, Tanggung Jawab Kita

Bacaan hari ini: 2 Petrus 1:3-15
“Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan…” (2 Petrus 1:5)

Iman kepada Yesus Kristus dan keselamatan yang kita miliki memang adalah anugerah Tuhan semata; tidak ada andil sedikitpun dari kita. Namun setelah kita mendapatkan anugerah keselamatan, kita tidak bisa berpangku tangan dan berharap Tuhan menjadikan hidup kita berubah dan menjadi baik. Tidak serta-merta orang yang percaya Yesus, otomatis akan berubah hidupnya menjadi baik.

Petrus mengingatkan, justru karena Tuhan sudah memberikan anugerah-Nya sehingga kita beroleh hak-hak & pengharapan mulia, maka kita harus berusaha sungguh-sungguh untuk menambahkan kepada iman dengan kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih akan saudara-saudara dan kasih akan semua orang (ay. 5-7).

Petrus mendorong orang yang percaya untuk makin bertumbuh dalam kebaikan/sifat baik; bukan hanya yang dituliskan oleh Petrus di ayat 5-7, juga bukan bertahap sesuai urutan-urutan tersebut, tetapi bahwa semua kebaikan haruslah diusahakan secara bersama-sama. Petrus mengerti bahwa untuk bertumbuh menghasilkan kebaikan-kebaikan itu memang tidak mudah. Ada banyak tantangan dari dalam diri kita, maupun dari luar. Karena itu, Petrus menegaskan dengan kata-kata: “sungguh-sungguh berusaha” (ay. 5 dan 10), artinya benar-benar mempunyai kemauan untuk berubah dan menghasilkan kebaikan, mempunyai kemauan untuk terus berusaha, meskipun kadangkala mengalami kegagalan. Itulah bagian kita, itulah yang menjadi tanggung jawab kita. Selebihnya, Tuhan lah yang akan bekerja menolong kita.

Bagaimana dengan kehidupan setelah kita mendapatkan anugerah keselamatan? Apa masih sama dengan sebelum menerima keselamatan? Atau ada perubahan, tapi sangat sedikit? Ataukah kita telah benar-benar sadar bahwa kita harus terus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengalami perubahan hidup (sikap, pikiran, hati, tindakan), sesuai dengan kehendak Tuhan, sebagai bukti iman kita? Kiranya kita semakin bertumbuh dalam iman kita kepada Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s