Mengenai Hari Tuhan

Bacaan hari ini: 2 Petrus 3:1-16
“Saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.” (2 Petrus 3:14)

Bagi kehidupan zaman sekarang, apa yang ditulis oleh Petrus dalam perikop ini masih memiliki relevansi yang sangat signifikan. Sampai hari ini, tidak sedikit orang Kristen bertanya-tanya, apakah Tuhan akan benar-benar datang kedua kalinya, seperti yang dinubuatkan dalam Alkitab. Kenyataannya, orang-orang merasa bahwa kedatangan Tuhan tidak kunjung tiba. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang Kristen tidak lagi menjaga hidup mereka yang kudus dan saleh di hadapan Tuhan, malahan berpikir bahwa Tuhan tidak akan datang, sehingga mereka hidup terlena dan menikmati segala kesenangan duniawi.

Pikiran seperti ini jelas adalah sebuah kekeliruan. Dalam perikop ini, Petrus mengingatkan, setidaknya ada tiga hal penting yang harus menjadi bagian hidup kita, berkenaan dengan kedatangan Tuhan. Pertama, pentingnya mengingat perintah Tuhan. Perintah Tuhan berfungsi sebagai pengingat (reminder) bagi orang percaya untuk hidup takut akan Tuhan (ay. 1-2). Tindakan mengingat ini akan memberi pengertian yang murni dalam memandang kehidupan di dunia. Kedua, pentingnya untuk tetap percaya kepada janji Tuhan akan kedatangan-Nya. Cepat atau lambat, Tuhan pasti akan menghakimi manusia. Jika Tuhan berjanji akan datang, Ia pasti akan datang, hanya mengenai waktunya, itu adalah sepenuhnya ada di dalam kedaulatan Tuhan. Ketiga, pentingnya untuk senantiasa berjaga-jaga dan memiliki hidup suci dan saleh di hadapan Tuhan. Suka atau tidak, penghakiman Tuhan pasti akan datang. Pada saat itu, setiap orang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Tuhan (1Ptr. 4:5). Tidak ada kesempatan untuk berbalik dan bertobat.

Itu sebabnya, selama Tuhan belum datang, kita tidak boleh menganggapnya sebagai kesempatan untuk hidup dalam nafsu dosa, namun harus melihatnya sebagai wujud kesabaran Allah yang masih memberi kita kesempatan untuk berbalik dan bertobat. Kedatangan hari Tuhan seperti pencuri, maka kita harus senantiasa berjaga-jaga setiap waktu dengan cara tidak hidup sembarangan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s