Hidup Dalam Kristus

Bacaan hari ini: 1 Yohanes 2:1-27
“Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.” (1 Yohanes 2:6)

Yohanes mengingatkan orang-orang percaya pada masa itu, di mana mereka dahulu adalah seteru Allah, tapi yang telah diperdamaikan Yesus Kristus di atas kayu salib. Selamanya Yesus akan menjadi pengantara antara kita dengan Allah. Adapun tanda kehidupan seseorang yang telah diperdamaikan dengan Allah di dalam Yesus Kristus adalah, bahwa orang itu mengenal Allah secara pribadi dan juga terbukti di dalam kehidupannya yang senantiasa melakukan firman Tuhan dan terinterpretasi dalam tindakan mengasihi Allah dan sesama. Sesuatu yang bertolak belakang apabila kita mengaku berada di dalam Kristus, tetapi membenci “saudara-saudara” kita. Ajaran utama Kristus adalah kasih, sehingga sudah seharusnya semua orang yang berada di dalam Dia memiliki sifat sama seperti Kristus, yaitu kasih. “Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang dan di dalam dia tidak ada penyesatan” (1Yoh. 2:10).

Pada saat seseorang membenci saudaranya, maka tidak ada kasih Allah di dalamnya, melainkan kasih kepada dunia. Kasih seperti ini akan membawa kita menjauh dari Allah, karena kasih kepada dunia melahirkan keinginan-keinginan daging, hawa nafsu, keserakahan dan mengantarkan kita pada kesombongan hidup. Hal-hal seperti ini tidak akan pernah kita temukan ketika seseorang mengasihi Allah, karena orang yang mengasihi dunia berjalan di dalam kegelapan, sedangkan setiap orang yang berasal dari Allah adalah terang dunia.

Namun bersyukurlah, ketika kita berbuat dosa, kita mempunyai seorang Pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. Sebab Kristus adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. Sebagai seorang yang telah diampuni dan diperdamaikan dengan Allah di dalam Yesus Kristus, tidak berarti kita dapat bermain-main dengan pengampunan-Nya, melainkan kita hidup di dalam Tuhan yang terwujud di dalam tindakan mengasihi Allah dan sesama.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s