Hidup Kekal

Bacaan hari ini: 1 Yohanes 5:13-21
“…. supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.” (1 Yohanes 5:13)

Apakah ada perbedaan antara substansi hidup dari binatang dengan manusia? Apakah nasib hidup manusia akan berakhir sama seperti binatang, lenyap lalu tidak berbekas? Jika manusia ada perbedaan substansi hidup dengan binatang, maka manusia mempunyai potensi hidup kekal. Apakah hidup kekal itu? Yaitu kehidupan setelah kematian yang berlangsung tanpa batas.

Pandangan agama setelah kematian masih ada kehidupan. Lalu kehidupan seperti apa dan bagaimana memperolehnya? Hidup kekal menurut agama Hindu bersifat inkarnasi, atau mengulang hidup yang sudah ada melalui suatu proses perjalanan hidup sebelumnya. Jika kehidupan pertama lulus sesuai tuntutan ritualnya, maka ia akan hidup kembali dalam penjelmaan sebagai manusia. Hidup kekal menurut ajaran Islam harus banyak melakukan perbuatan amal atau perbuatan baik. Dengan perbuatan amal atau sosial akan memungkinkan seseorang lebih dekat dengan surga atau layak menikmati kehidupan kekal. Sedangkan menurut agama Yahudi harus melakukan hukum Taurat, tanpa melakukan syarat ini tidak akan memperoleh hidup kekal. Namun timbul keraguan dikalangan pemeluk agama Yahudi. Seorang datang bertanya kepada Tuhan Yesus, “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup kekal?” (Mat. 19:16). Dia sudah berusaha melakukan semua perintah Allah, namun tetap tidak cukup yakin. Yesus sarankan jika ia mau hidup kekal, “ikutlah Dia” (Mat. 19:21).

Hidup kekal menurut Kristen, tidak ada pilihan lain, hanya percaya kepada Yesus Kristus sebagai Anak Tunggal yang menjanjikan kehidupan kekal kepada setiap yang percaya kepada-Nya. Yohanes konsisten dalam mengajarkan doktrin keselamatan kekal dalam Yesus Kristus. Beritanya sama dalam Injil Yohanes 3:36, “Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa yang tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.” Sudahkah Anda memperoleh hidup kekal dalam Tuhan Yesus Kristus?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s