Rahasia Tentang Dua Zaman

Bacaan hari ini: Wahyu 1:1-
“Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.” (Wahyu 1:3)

Kitab Wahyu ditulis oleh Yohanes murid Tuhan Yesus, ketika dia, oleh karena kesaksian Injilnya, ditangkap dan dibuang ke pulau Patmos (ay. 9). Kitab ini seringkali dianggap sebagai kitab yang berbicara tentang akhir zaman, dan karena berkaitan dengan hal-hal yang akan datang, yang belum terjadi; apalagi, kitab ini ditulis dalam bentuk sastra apokaliptik yang khusus, yang banyak memakai angka, simbol, pelukisan dan lain sebagainya, sehingga membuat kitab ini semakin misterius dan sulit dimengerti. Tetapi jika kita membaca pengantar dari kitab ini, penulis kitab ini justru menekankan bahwa apa yang dia tuliskan adalah berkaitan dengan apa yang harus segera terjadi, dan dia mengajak orang-orang untuk membaca dan menangkapnya.

Penekanan di awal surat seperti itu, adalah menolong pembaca untuk membuka wawasan pikirannya ketika dia membaca; bahwa dia bukan sedang membaca sebuah kitab misterius yang tidak mungkin bisa dimengerti karena ini berkaitan dengan sesuatu yang belum terjadi, tidak! Isi kitab ini bukan hanya berbicara tentang akhir zaman ketika Anak Allah datang kembali dalam kemuliaan-Nya untuk menghakimi dunia; isi kitab ini juga berbicara tentang masalah kekinian, tentang apa yang akan terjadi di zaman yang terakhir ini, sampai tibanya akhir zaman nanti. Kekristenan berada di antara dua realita ini: zaman akhir yang sedang terjadi, dan akhir zaman yang belum tiba.

Apa yang dituliskan di dalam kitab ini, bukan hasil pemikiran Yohanes, tapi adalah pewahyuan dari Allah. Allah sendiri adalah sumber dari segala yang diwahyukan pada manusia, dan wahyu ini telah dikaruniakan kepada Anak-Nya, Yesus Kristus, sebagai satu-satunya representasi/penyataan Allah pada manusia (bdk. Yoh.1:18), dan Kristus mengutus malaikat untuk menyampaikannya kepada Yohanes, yang menyebut dirinya hamba, supaya ini ditunjukkan kepada hamba-hamba-Nya. Ada kebenaran yang diungkapkan dalam kitab ini, yang akan mendatangkan kebahagiaan bagi pembaca yang menaatinya. Mari kita nikmati bersama kitab ini.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s