Ketekunan Dalam Firman

Bacaan hari ini: Wahyu 3:7-13
“Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia…” (Wahyu 3:7)

Prinsip ajaran yang penting mengenai ketekunan dalam Kekristenan dinyatakan dalam surat Wahyu Tuhan kepada jemaat di Filadelfia. Diawali dengan pernyataan yang tegas dan lugas akan kuasa Tuhan yang tidak tertandingi bahwa apa yang Dia buka, tidak ada yang dapat menutup, dan apa yang Dia tutup, tidak ada yang dapat membuka, sebab Dialah pemegang kunci Daud yang memberikan jalan masuk ke dalam kota Allah (ay. 7, 12). Karenanya, ketika Tuhan telah membukakan pintu bagi jemaat Filadelfia, ini menyatakan penerimaan Yesus seutuhnya, sekalipun kekuatan atau kemampuan mereka tidak seberapa (ay. 8).

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa mereka demikian diterima oleh Tuhan? Sekalipun kekuatan/kemampuan mereka tidaklah seberapa, ada satu hal yang dilihat oleh Tuhan dengan jeli, yaitu ketekunan mereka yang dilandaskan kepada Firman Tuhan. Disebutkan “engkau menuruti firmanKu dan tidak menyangkal nama-Ku” (ay. 8b), dan “engkau menuruti firman-Ku untuk tekun menantikan Aku” (ay. 10a). Ayat ini ingin menyatakan bahwa ketekunan Kristen tidak bisa dilepaskan dari ketaatan akan firman, sehingga mereka tidak akan menyangkal nama Tuhan dalam kehidupan mereka.

Ketekunan Kristen bukanlah sekadar pergi ke gereja setiap kali ada kegiatan, membaca Alkitab berulang-ulang kali dan berdoa syafaat berjam-jam setiap hari, ataupun mengikuti perjalanan misi ke suku-suku bangsa, maupun penyaluran diakonia kepada kaum fakir miskin, sekalipun semua itu dianjurkan dan diperintahkan oleh Alkitab. Namun, ketekunan Kristen lebih dari semua yang disebutkan di atas, yaitu ketekunan dalam firman. Apakah yang kita lakukan dalam pelayanan dan kehidupan ini didasarkan pada kerinduan untuk menaati firman Tuhan, yaitu yang dilandaskan pada pemahaman yang benar dan ketaatan yang tulus untuk menaati tanpa pamrih. Dengan ketaatan yang demikian menyebabkan iman bertumbuh dalam pengenalan akan kehendak Tuhan. Bagaimana dengan kehidupan iman kita saat ini?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s