Apa Arti: 144.000 yang Dimeteraikan?

Bacaan hari ini: Wahyu 7:4
“Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.” (Wahyu 7:4)

Salah satu yang menjadi perdebatan di antara sekian banyak penafsir Kristen tentang bilangan dalam Kitab Wahyu adalah tentang “jumlah 144.000 jumlah Israel yang dimeteraikan.” Siapakah mereka ini?

Saksi Yehova meyakini bahwa jumlah 144.000 orang adalah jumlah yang akan menghuni sorga. Jumlah itu berasal dari seluruh manusia yang pernah hidup di masa lalu, sekarang dan yang akan datang. Namun 1 hal yang perlu dipahami adalah, bahwa pandangan tersebut tidak memiliki dasar Alkitabiah yang kuat. Hal lain yang harus diperhatikan: menafsirkan Kitab Wahyu harus memperhatikan “genre” dari kitab tersebut. Selain itu, banyak aspek di dalam kitab Wahyu tidak dapat ditafsirkan secara harafiah, melainkan terbungkus di dalam simbol-simbol yang memiliki kaitan dengan bagian kitab suci yang lain.

Jumlah 144.000 ribu adalah jumlah orang yang dimeteraikan, yaitu: dua belas (jumlah suku Israel) kali dua belas ribu (jumlah tiap suku Israel). Angka 12 (dua belas) selalu merujuk pada sesuatu yang sempurna: orang kudus (ps. 7:5-8), perempuan dengan angka 12 bintang di atas kepalanya (ps. 12:1), dua belas suku Israel (21:12), dan pohon-pohon yang berbuah dua belas kali tiap-tiap bulan sekali (ps. 22:2). Jadi angka 144.000 adalah angka simbolis bagi orang banyak yang ditandai oleh kesempurnaan mutlak. Kesempurnaan mutlak dari seluruh umat Allah.

Di dalam PL, memang terkesan ada “terjadi pemisahan antara orang Israel dan yang bukan Israel.” Akan tetapi, di dalam PB “tidak terdapat pemisahan antara orang Israel dan non-Israel. Hal ini ditegaskan di dalam konteks keselamatan. Semua orang yang percaya di dalam Yesus Kristus adalah satu, dan tidak dibeda-bedakan (Rm. 10:12; 1Kor. 12:13; Gal. 3:28; Ef. 2:14-16; Kol. 3:11, dst.). Karena itu, jumlah 144.000 dapat ditafsirkan sebagai kiasan tentang keselamatan sempurna di dalam Kristus. Pelajaran rohani yang penting bagi kita adalah bersyukur, karena kita telah diselamatkan dalam diri Yesus Kristus, sekalipun kita bukan dari keturunan Yahudi lahiriah.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s