Wartakanlah Sekali Lagi

Bacaan hari ini: Wahyu 10:1-11
“Maka ia berkata kepadaku: Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja.” (Wahyu 10:11)

Dalam Wahyu 10, Yohanes melukiskan seorang malaikat yang kuat turun dari sorga. Ia berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya, mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api (ay. 1). Yang jelas, malaikat tersebut bukanlah Yesus; karena Yesus jauh lebih tinggi dari malaikat, dan Ia adalah Tuhan (Ibr. 1:5-14).

Yohanes menjelaskan, malaikat itu memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka, yang berisi berita Injil, yang menyaksikan tentang Tuhan Yesus. Lalu Yohanes melihat bahwa malaikat itu berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum, maka ketujuh guruh pun memperdengarkan suaranya. Sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, Yohanes bermaksud menuliskannya, tetapi ia mendengar suara dari sorga yang berkata kepadanya: “Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!” (ay. 2-4).

Apakah isi seruan tersebut, dan apa pula isi ucapan yang diucapkan oleh ketujuh guruh tersebut, sehingga Yohanes dilarang menuliskannya? Yang jelas, kita tidak tahu apa yang diserukan oleh malaikat itu atau apa juga yang diucapkan oleh ketujuh guruh tersebut. Namun, Tuhan sudah memberikan kebenaran yang memadai dalam firman-Nya untuk keselamatan dan kesalehan hidup kita, sehinggakita tidak perlu penasaran untuk mengetahui perkara-perkara yang rahasia, biarlah itu tetap menjadi misteri (Ul. 29:29); sebab tujuan Kitab Suci adalah untuk menyatakan keselamatan kita di dalam Yesus, dan bukan untuk memuaskan rasa ingin tahu kita (ay. 1-4).

Kemudian ayat 6 menyatakan, malaikat itu berkata, katanya: “Tidak akan ada penundaan lagi!” Pernyataan ini menunjukkan, penghukuman Allah akan segera dinyatakan kepada manusia yang tidak mau bertobat (bnd. 2:21) dan kedatangan Tuhan segera tiba. Namun sebelum semua itu terjadi, nabi-nabi Allah mengabarkan berita keselamatan kepada dunia, karena Ia “menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (1Ptr. 3:9).

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s