Mati Dalam Tuhan

Bacaan hari ini: Wahyu 13:1-20
“Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini…” (Wahyu 14:13)

Kematian merupakan topik yang dihindari oleh banyak orang, karena identik dengan dan penderitaan. Dalam Wahyu 14 dikatakan bahwa orang yang mati dalam Tuhan disebut “berbahagia.” Mengapa?

Ada dua alasan, yakni pertama dikatakan bahwa supaya “mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka.” Kehidupan dalam dunia ini memang tidak mudah. Hal itu juga tidak terlepas dari kehidupan anak-anak Tuhan. Ketika seseorang percaya kepada Tuhan Yesus, bukan berarti bahwa kehidupan yang dijalani dalam dunia ini semakin ringan dan mudah, malah seringkali justru sebaliknya. Mengapa demikian? Sebagai anak Tuhan, kita dituntut untuk hidup kudus di tengah dunia yang bobrok dan menolak Tuhan. Tentu saja ini merupakan sebuah pergumulan yang sulit dan melelahkan. Kita harus berjuang untuk memperoleh kehidupan yang layak, kita harus berjuang untuk hidup benar, kita harus berjuang menghadapi banyak godaan dan pencobaan yang berusaha menjauhkan kita dari Tuhan, kita harus berjuang menghadapi orang-orang yang menolak Tuhan, bahkan seringkali kita harus berjuang melawan keinginan daging kita. Ketika kematian datang menghampiri kita, maka saat itulah dalam kitab Wahyu dikatakan bahwa kita berbahagia karena boleh beristirahat dari jerih lelah.

Alasan kedua dikatakan bahwa “segala perbuatan mereka menyertai mereka.” Semua perbuatan yang kita lakukan akan terus menyertai kita. Jerih payah kita tidak sia-sia karena Tuhan mengingatnya dan Ia akan memberikan upah kepada kita. Karena itu, sekalipun hidup benar dalam dunia yang cemar ini tidak mudah, penuh perjuangan, tetapi janganlah berkecil hati, karena ada upah yang menanti.

Marilah kita isi kehidupan ini dengan perbuatan-perbuatan baik yang berkenan kepada-Nya. Jangan hanya memikirkan hidup sekarang ini saja, karena sesungguhnya ada kehidupan abadi yang sedang menantikan kita. Isilah hidup kita dengan hal-hal yang bernilai kekal sampai kematian menjemput kita. Amin.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s