Siap Atau Tidak, Tuhan Akan Segera Datang

Bacaan hari ini: Wahyu 22:1-21
“Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: Ya, Aku datang segera! Amin, datanglah, Tuhan Yesus!” (Wahyu 22:20)

Judul saat teduh hari ini sering kita lihat pada stiker yang tertempel di banyak mobil milik orang Kristen, “Ready or not, Jesus is coming.” Ketika kita mengakhiri kitab Wahyu ini, ada beberapa hal yang bisa menjadi perenungan berkaitan dengan kedatangan Tuhan kedua kalinya.

Pertama adalah akhir zaman bukan sekadar kiamat, tetapi haruslah dimengerti sebagai kedatangan ke-2 Tuhan Yesus. Kitab Wahyu mengingatkan bahwa ketika kita berpikir tentang akhir zaman janganlah kita cuma asyik dengan hal-hal di sekitar kedatangan ke-2 Tuhan Yesus. Kita asyik dengan menafsir-nafsir simbol, angka, atau penggambaran yang dinyatakan di sana, tetapi kita melupakan yang menjadi esensinya yaitu kedatangan ke-2 Tuhan Yesus sebagai Hakim dan Pemenang. Di dalam Dia kita juga adalah pemenang, lebih dari sekadar pemenang.

Kedua adalah bahwa kedatangan Tuhan Yesus itu adalah “Ya dan Amin.” Itu bukan sekadar ramalan bohong-bohongan, tetapi benar-benar akan digenapi. Karena itu, Yohanes mengakhiri kitab ini dengan menuliskan “Amin, datanglah Tuhan Yesus.” Dia mengamini bahwa apa yang dinyatakan Tuhan kepadanya, pasti akan digenapi. Terkadang dalam kehidupan orang percaya, kita bisa tergerus oleh waktu dan kehidupan ini, sehingga seakan-akan lupa bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali. Kita hidup hanya untuk dunia ini saja, tanpa menyadari ada kehidupan kekal setelahnya.

Ketiga adalah bagaimana sikap kita menantikan kedatangan Tuhan Yesus ini? Tentu bukan seperti yang dilakukan banyak sekte-sekte sesat, yaitu mereka melepaskan semua pekerjaan dan menyepi di bukit, gunung, atau gua; melainkan seperti hamba yang setia mengerjakan talenta yang diberikan tuannya kepadanya (Matius 25:14-30). Syukur kepada Tuhan bahwa kasih karunia Tuhan tidak pernah putus dalam kehidupan kita ketika menghidupi kehidupan di dunia ini untuk menantikan kedatangan Tuhan Yesus. Seperti yang dikatakan Yohanes, “Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin” (Why. 22:21).

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s