Tuhan Menghapus Air Mata

Bacaan hari ini: Kejadian 4:1-12
“Tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.” (Kejadian 4:5)

Kejadian 3 menyatakan kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa. Pada bagian firman Tuhan ini langsung terlihat dampak kejatuhan manusia ke dalam dosa. Dampak dosa ternyata luar biasa dalam kehidupan manusia ciptaan Tuhan. Ini seperti yang dikatakan banyak ahli Alkitab, yaitu dosa telah merusak semua aspek dan segi kehidupan manusia.

Pertama, dosa menembusi aspek religius (agama) dalam kehidupan manusia. Bagian ini menceritakan tentang Kain dan Habel yang memberi persembahan kepada Tuhan. Tetapi dari sinilah, muncul rasa iri hati dan terjadi pembunuhan. Aspek agama tidak luput dari dosa. Padahal banyak orang berpikir, untuk mencegah berbuat dosa maka beragamalah dan perbanyaklah ibadah. Tetapi dalam beragama dan beribadah pun, kita bisa berbuat dosa. Kedua, dosa menembusi aspek keluarga. Pembunuhan ini dilakukan kakak terhadap adik kandungnya sendiri. Satu hal yang di luar pemikiran manusia pada umumnya. Bagaimana bisa kakak membunuh adik kandungnya sendiri? Tetapi itu juga yang terlihat dalam hidup kita sekarang, bukan? Ayah yang membunuh anaknya, Ibu yang membunuh anaknya, anak yang menjahati orang tuanya sendiri, dsb. Ini menunjukkan hal yang ketiga, yaitu dosa bersifat universal. Setelah kejatuhan Adam dan Hawa, tidak ada satupun manusia yang lahir di muka bumi ini yang tidak berdosa. Kain dan Habel tidak pernah diajarkan untuk berbuat jahat, tetapi herannya tanpa diajarpun Kain bisa berpikir dan melakukan hal yang jahat itu. Keempat adalah manusia diperhamba oleh dosa. Manusia tidak bisa tidak berbuat dosa dan sulit menaklukkan dosa dalam hidupnya. Tuhan mengingatkan Kain bahwa “dosa mulai mengintip di muka pintu” (ay. 6-7). Tetapi Kain gagal untuk mengatasinya dan membiarkan dosa menguasai dirinya, sehingga terjadilah pembunuhan itu. Di atas semuanya, manusia berdosa tidak menyadari bahwa dirinya berdosa di hadapan Tuhan. Manusia hanya menyadari dosa sebatas perbuatan yang jahat, bukannya pemberontakan terhadap Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s