Ketaatan Nuh

Bacaan hari ini: Kejadian 7:1-10
“Lalu Nuh melakukan segala yang diperintahkan TUHAN kepadanya.” (Kejadian 7:5)

Kisah Nuh adalah kisah yang sangat terkenal dan sudah beberapa kali dibuatkan film, walaupun tidak semuanya sesuai dengan yang dinyatakan dalam Alkitab. Yang “wah” dari Nuh adalah ketaatannya yang luar biasa kepada perintah Tuhan. Kejadian 7:5 menyatakan hal ini, yang juga dinyatakan sebelumnya dalam ps. 6:22, Nuh melakukan dengan tepat semua yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Itu berarti, Nuh tanpa alasan dan tanpa protes taat melakukan perintah Tuhan untuk menyiapkan sebuah bahtera dan isinya. Termasuk, Nuh percaya akan apa yang Tuhan katakan, yaitu Tuhan akan menurunkan air bah dan hanya Nuh beserta keluarganya dan yang ada di dalam bahtera, yang akan selamat. Padahal, jika kita melihat, tantangan Nuh untuk percaya dan taat tidaklah mudah. Pertama, perintah Tuhan hampir di luar pemikiran manusia karena Nuh harus membuat bahtera yang sangat besar, karena air bah akan datang. Kedua, tidak ada yang percaya akan berita yang diterima Nuh dari Tuhan, selain dari keluarga dekatnya sendiri. Sehingga Nuh merasa sendirian (lonely) menjalani ketaatannya. Tetapi semuanya dilalui dengan ketaatan dan percaya kepada Tuhan, dan terbukti Tuhan tidak sedang berbohong dan tidak mengecewakannya.

Di dalam dunia ini, kita terkadang menghadapi tantangan seperti Nuh. Kita ditantang untuk taat kepada Tuhan, tetapi nampaknya ketaatan itu begitu sulit dan masuk akal dalam hitung-hitungan dan pemikiran kita. Seakan-akan, ketaatan itu hanya menghasilkan kerugian semata. Apalagi jika kita melihat sekeliling kita yang tidak mendukung hal tersebut. Kita merasa sendirian dan mulai ragu untuk taat dan percaya kepada Tuhan. Tetapi, teladan Nuh ini menjadi contoh bagi diri kita. Tuhan bukanlah ingin mencelakakan kita dengan meminta kita untuk taat kepada-Nya. Kadang, memang ketaatan bisa mendatangkan sesuatu yang menurut pandangan manusia adalah kerugian. Tetapi pada akhirnya, Tuhan menunjukkan bahwa perintah-Nya tidaklah mendatangkan celaka tetapi kebaikan, bagi kehidupan orang percaya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s