Doa Kunci Keberhasilan

Bacaan hari ini: Kejadian 24:1-67
“Lalu berkatalah ia: “TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai ujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham.” (Kejadian 24:12)

Masih ingatkah kita akan sosok tokoh-tokoh besar seperti Abraham Lincoln, Thomas Alfa Edison, Albert Enstein, ataupun tokoh-tokoh besar lainnya? Apa rahasia keberhasilan mereka sehingga sampai pada saat ini dunia mengenang mereka sebagai tokoh-tokoh dunia paling berpengaruh?

Rahasia mereka tidak lain adalah: (1) belajar dari kegagalan. Seribu kali gagal, tapi masih tetap terus mencoba dan tidak pernah menyerah, adalah kunci dari keberhasilan. (2) fokus pada tujuan. Ibarat kaca cembung yang difokuskan pada cahaya sinar matahari akan dapat membakar obyek atau benda di sekelilingnya. Demikian juga dengan seorang yang berfokus pada tujuannya. (3) Berdoa pada Tuhan. Lebih dari itu, kunci keberhasilan yang tidak boleh dilupakan adalah berdoa kepada Tuhan. Jika seseorang sudah fokus, belajar dari kegagalan ataupun kerja keras tetapi masih tidak berhasil, maka satu hal yang belum dilakukan adalah berdoa.

Mari kita belajar dari hamba Abraham. Ia mendapatkan tugas dari Abraham untuk mengambil seorang istri bagi anaknya, Ishak. Tugas ini bukanlah suatu hal yang mudah, namun sangat sukar. Di tengah kesulitan yang dihadapinya, ia tidak menggunakan kekuatan atau pikirannya sendiri, di tengah kesulitan yang ia hadapi, ia berdoa memohon petunjuk Tuhan (ay. 12). Tuhan memberikan petunjuk baginya; gadis itu tidak lain adalah Ribka, seorang gadis yang masih perawan, berparas elok dan memiliki kebaikan hati melayaninya.

Hamba Abraham ialah salah satu contoh dari sekian banyak tokoh PL yang menjadi teladan yang baik, bahwa rahasia keberhasilan seseorang bukan terletak pada kekuatannya ataupun cara berpikirnya, namun pada kekuatan doa. Jika seseorang hanya mengandalkan kekuatannya sendiri tanpa bergantung pada penyertaan Tuhan, maka usaha apapun yang ia lakukan akan gagal/sia-sia. Namun tatkala seseorang meminta petunjuk kepada Tuhan, karena ia tahu bahwa dirinya lemah dan Tuhan kuat, maka di dalam kelemahan itulah, kuasa Tuhan menjadi sempurna.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s