Tuhan Tidak Melupakan Umat-Nya

Bacaan hari ini: Kejadian 41-42
”Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu.” (Kejadian 41:40)

“Habis manis sepah dibuang,” mungkin itulah pepatah yang dapat dengan tepat menggambarkan kondisi yang dialami oleh Yusuf. Setelah berhasil mengartikan mimpi Juru minuman raja, ia pun dilupakan begitu saja selama lebih kurang dua tahun. Harapan bahwa Juru minuman raja ini akan melepaskannya dari penjara, pupus sudah. Inilah yang sering terjadi ketika kita mengharapkan pertolongan dari manusia. Tetapi tidak demikian dengan Tuhan.

Sekalipun Juru minuman raja telah melupakan Yusuf, tapi Tuhan tidak. Dengan cara-Nya yang ajaib, Tuhan bekerja. Diceritakan, ketika Firaun bermimpi dan mimpi itu sangat menggelisahkan hatinya, Firaun menyuruh memanggil semua orang berilmu di Mesir; tetapi tidak satupun dari mereka bisa mengartikan mimpi Firaun. Dalam situasi seperti itu, maka teringatlah juru minuman itu akan Yusuf. Maka Yusuf pun dipanggil dan menghadap raja. Dengan hikmat dari Tuhan, Yusuf mampu mengartikan mimpi Firaun, dan akhirnya ia pun diangkat menjadi penguasa di Mesir.

Sungguh suatu kisah yang sangat luar biasa, yang menunjukkan kepada kita bahwa sesungguhnya penyertaan Tuhan begitu nyata dalam kehidupan Yusuf. Sekalipun manusia bisa saja melupakan kebaikan yang kita lakukan, tetapi Tuhan tidak akan! Kesungguhan Yusuf untuk terus mempertahankan kehidupan yang bersih di hadapan Tuhan, diingat oleh Tuhan. Dan Tuhan tidak membiarkan ia terus berada dalam penderitaan dan kesulitan. Dalam kehidupan ini, ketika kita berusaha hidup melakukan apa yang baik dan yang diperkenan Tuhan, kadang-kadang kita harus menerima konsekuensi yang buruk. Namun di tengah keadaan yang demikian, apakah kita akan memilih untuk terus mengikut Tuhan dengan setia ataukah berpaling daripadaNya? Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah melupakan kita, sekalipun untuk saat ini mungkin kita harus menderita, tetapi jangan menyerah, karena Tuhan kita setia. Dan pada waktu-Nya, Ia akan memberikan yang terbaik bagi kita, orang-orang yang berharap dan percaya kepada-Nya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s