Mengalahkannya dengan Kebaikan

Bacaan hari ini: Kejadian 50:20-21
“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah-merekakannya untuk kebaikan …” (Kejadian 50:20)

Manusia lebih memilih untuk diberlakukan dengan baik. Tidak ada satu pun saudara yang mau disakiti. Lebih lagi yang usianya lebih muda dari saudara-saudaranya; dia rindu merasakan kasih dan kebaikan dirinya. Namun apa yang ia harapkan, tidak seperti kenyataan yang terjadi. Ia berharap dikasihi, namun disakiti; ia berharap dilindungi, namun dibuang dan bahkan dijual kepada orang yang tidak ia kenal. Itulah yang dialami oleh Yusuf.

Singkat cerita, meski diperlakukan dengan tidak adil oleh saudara-saudaranya, pada akhirnya ia menjadi orang yang berkuasa atas seluruh tanah Mesir. Ia mempunyai kekuasaan dan kekayaan yang besar. Pastinya ia tetap mengingat tragedi yang menimpa hidupnya. Namun, ada sesuatu yang ajaib terjadi dalam diri Yusuf. Apakah itu?

Yusuf tidak membalas kejahatan saudara-saduaranya dengan kejahatan. Ia mengalahkan kejahatan saudara-saudaranya dengan kebaikan. Pertama, Yusuf mengampuni dan menerima saudara-saudaranya. Kedua, Yusuf menghibur saudara-saudaranya. Ketiga, Yusuf menanggung seluruh kebutuhan hidup saudara-saudaranya dan anak-anak meraka. Bagaimana mungkin Yusuf melakukan hal itu? Membalas yang jahat dengan kebaikan? (1) karena Yusuf telah mengecap kebaikan Tuhan dalam hidupnya. (2) Yusuf mengerti kehendak Tuhan dalam hidupnya, yaitu menjadi berkat dengan memelihara hidup satu bangsa yang besar (ay. 20). Yusuf mengerti betul bahwa tujuan Tuhan memberkati hidupnya adalah bukan untuk membalas kejahatan dengan kejatahan, tetapi untuk menjadi berkat. Bukan hanya bagi keluarganya, tapi juga bagi seluruh bangsa. Bagaimana dengan kita?

Paulus pernah mengingatkan jemaat di Roma: “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!” (Rm. 12:21). Mungkin kita berharap diperlakukan dengan baik oleh saudara-saudara kita, namun kenyataannya, justru kita disakiti. Namun kita harus mengampuni dan mengalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s