Tentang Persembahan untuk Kemah Suci

Bacaan hari ini: Keluaran 25:1-9
“Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.” (Keluaran 25:8)

Kehadiran sebuah kemah yang dibuat secara khusus di antara kemah-kemah orang Israel, bukan cuma sekadar membuat sebuah kemah yang lebih besar yang berbentuk khusus, tapi menyiratkan makna teologis yang sangat penting, yaitu bahwa TUHAN hadir di tengah umat-Nya, menyertai mereka. Setiap bangsa dan suku, mempunyai tempat ibadah yang dibangun secara khusus di tempat tertentu dan pada waktu-waktu tertentu; orang datang ke tempat itu untuk beribadah kepada ilah yang mereka sembah. Bangsa Israel sedang dalam perjalanan menuju masa depan yang baru di negeri perjanjian, mereka harus terus bergerak maju. TUHAN menyatakan bahwa Dia akan hadir di tengah mereka, diam di tengah-tengah mereka. Ini merupakan suatu konsep ibadah yang sejati; bahwa kini mereka hidup dekat dengan Allah dalam interaksi yang dinamis.

Untuk membuat kemah seperti itu, TUHAN menetapkan peraturan pembuatan bagi tempat kediaman-Nya, sampai bagian yang paling detail. Untuk mengerjakan semua itu, umat dipungut persembahan khusus; persembahan yang dikhususkan untuk Dia. Tidak dituntut kepada semua orang bahwa mereka harus memberikan jumlah tertentu, tapi mereka yang terdorong hatinya harus memberikan apa yang terbaik, yang ada pada diri mereka. Mereka merasa sudah diberkati lebih, dan mengerti apa makna dari persembahan untuk membuat sebuah tempat di mana Allah akan hadir menyertai kehidupan mereka. Makna ini terlalu besar. Allah tidak langsung membawa mereka ke suatu tempat yang permanen, tapi menyertai mereka berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, agar mereka menangkap arti pernyertaan Allah ini. Ini merupakan pengalaman baru dalam relasi manusia dengan Allah. Belum pernah ada di dalam kehidupan bangsa-bangsa, konsep relasi yang sedekat itu. Inilah contoh bagi mereka.

Karena itu, TUHAN menuntut persembahan yang terbaik dari mereka, supaya mereka membuat sebuah kemah yang lain dari pada yang biasa. Sebuah kemah yang besar dan megah, yang terbuat dari bahan-bahan yang terbaik menurut ketetapan-Nya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s