Pembaharuan Perjanjian

Bacaan hari ini: Keluaran 34
“Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk …” (Keluaran 34:9).

Bagian firman ini menyatakan bahwa Tuhan kembali memberikan dua loh batu berisi 10 hukum-Nya kepada Musa. Mengapa? Karena dua loh batu yang pertama telah dihancurkan Musa ketika bangsa Israel menyembah patung lembu emas (Kel. 32). Peristiwa ini juga merupakan suatu pembaharuan ikatan perjanjian antara Tuhan dan Israel, umat-Nya. Dalam ikatan perjanjian yang pertama, Israel telah melanggarnya ketika mereka memilih menyembah patung lembu emas. Maka, Tuhan dalam kesabaran-Nya (ay. 6) mengadakan pembaharuan perjanjian.

Ada dua hal yang bisa dipelajari dari bagian ini. Pertama adalah bagaimana kesabaran Tuhan memimpin bangsa Israel. Musa mengakui, Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk, tapi dalam belas kasihan Tuhan, dia memohonkan agar Tuhan tetap mengambil mereka sebagai umat kepunyaan Tuhan (ay. 9). Di sini kita belajar, bahwa sebagai orang percaya, ketika kita berbuat hal yang berdosa, janganlah kita lari dari hadapan Tuhan, tetapi datang dalam pengakuan dan mohon pengampunan-Nya (bdk. 1Yoh. 1:9). Kedua, jangan mempermainkan kesabaran Tuhan. Tuhan mengampuni dan mengambil Israel sebagai umat-Nya, tetapi perjanjiannya tetap berlaku, yaitu mereka harus taat untuk hidup sebagai umat kepunyaan Tuhan. Ketika berbuat dosa, memang ada pengampunan dari Tuhan, tetapi janganlah kita mempermainkan kesabaran dan pengampunan-Nya tersebut. Hendaknya kita sungguh-sungguh memohon kekuatan dan pertolongan Tuhan untuk selalu hidup benar dan belajar meninggalkan dosa tersebut. Ingat! Tuhan mengampuni dosa tetapi tidak melepaskan seseorang dari konsekuensi dosanya.

Dalam KKR ada beberapa pertanyaan yang sering diajukan pengkhotbah kepada jemaat. Salah satunya, maukah kita memperbaharui komitmen hidup kita kepada Tuhan? Jika hidup kita telah begitu jauh dari Tuhan, entah karena ada dosa yang kita lakukan atau kita sudah mengilahkan allah lain dalam kehidupan kita; maka mari kita cepat kembali dan memperbaharui komitmen hidup kita di hadapan Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s