Kekudusan Hidup

Bacaan hari ini: Imamat 19:1-37
“Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.” (Imamat 19:2)

Perjalanan bangsa Israel dari tanah Mesir menuju Kanaan merupakan perjalanan yang panjang. Selama perjalanan itu, Allah memberikan hukum dan peraturan kepada mereka. Tujuannya, agar bangsa Israel memiliki identitas yang jelas sebagai umat TUHAN yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir menuju ke tanah Kanaan.

Salah satu hukum dan peraturan yang dibuat TUHAN adalah tentang kekudusan. Tuntutan TUHAN adalah, supaya bangsa Israel memiliki kekhidupan yang kudus di hadapan TUHAN. “Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus” (Im. 19:2). Pertanyaannya, bagaimanakah bangsa Israel menjaga kekudusannya? Dalam bagian yang selanjutnya, TUHAN memberikan petunjuk praktis bagaimana bangsa Israel harus menjaga kekudusan hidupnya. (1) Setiap orang dari bangsa Israel harus menghormati orang tua mereka (ay. 3, 32). (2) Setiap orang dari bangsa Israel juga harus menjaga peraturan-peraturan yang diberikan TUHAN berkaitan dengan ibadahnya (ay. 4-8, 23-31). (3) Setiap orang dari bangsa Israel harus mengasihi dan menghormati sesamanya (ay. 9-18), termasuk menerapkan peraturan yang tepat bagi para budak (ay. 20-22); (4) Setiap orang dari bangsa Israel tidak boleh melakukan kecurangan dan ketidak-adilan kepada sesama (ay. 33-36). Itulah petunjuk yang Tuhan berikan kepada bangsa Israel.

Pelajaran rohani bagian ini adalah TUHAN menuntut setiap umat-Nya untuk tetap menjaga kekudusan hidup. Bagaimana caranya? Bukan dengan melakukan ritual-ritual keagamaan khusus atau pengasingan diri, melainkan berusaha menerapkan apa yang TUHAN kehendaki sebagaimana dicatat di dalam Alkitab. Ada sebagian orang merasa itu hal yang biasa dan mudah untuk dilakukan, namun ada juga yang merasa sulit untuk melakukannya. Semua itu bergantung dari dorongan hati kita. Mintalah kekuatan dari TUHAN supaya kita dapat melakukan kehendak-Nya, yaitu menjaga kekudusan hidup kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s